POJOKSATU.id, PANYABUNGAN— Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang menegaskan bahwa jumlah penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tidak berkurang di tahun 2025 ini.
Politisi PKB ini juga menyampaikan bahwa PKH dan BPNT sudah dicairkan pemerintah kepada penerima bulan Juni ini. Ada 10 juta penerima PKH dan 8 juta penerima BPNT saat ini.
Fakta-fakta ini disampaikan Marwan Dasopang saat menggelar reses ke Dapil Sumut II yaitu Mandailing Natal, Kamis (19/6/2025).
“Bantuan PKH tidak ada yang dikurangi karena itu hak. Yang disebutkan efisiensi bukan terkait hak rakyat. Kalau ada kendala, bukan karena tidak ada anggarannya. Mungkin teknis saja,” katanya.
Baca Juga: Zarof Ricar Divonis 16 Tahun Penjara, Jadi Dalang Pembebasan Ronald Tannur
Untuk bantuan yang lain juga tetap ada dari pemerintah yaitu BPNT. Dan ini juga sudah dicairkan mulai Juni ini.
Dikatakan Marwan, saat ini jumlah penerima PKH sebanyak 10 juta orang, sementara penerima BPNT sebanyak 8 juta orang.
Penerima KIP Berkurang
Pada reses yang digelar di aula rumah dinas Bupati Madina ini, Marwan juga menyebutkan bahwa bantuan bagi pelajar yaitu Kartu Indonesia Pintar (KIP) ada yang berkurang.
“Terkait KIP ada yang berkurang karena ada efisiensi. Sekalipun sudah ada pembicaraan relaksasi, baik KIP di Kemendikbud maupun Kemenag,” katanya.
“Apalagi yang tersasar sebagaian adalah dana BOS. Di kementerian agama, kita sekarang sudah berunding dengan kementerian keuangan ada sekitar Rp 9,4 triliun untuk relaksasi bagian dari dana BOS dan sebagian beasiswa,” ujarnya.
Marwan kembali menegaskan bahwa PKH dan BPNT sudah dicairkan pemerintah kepada penerima manfaat mulai Juni ini, namun KIP dan BOS memang ada yang terkendala.
“Tapi KIP dan BOS ada yang terkendala. Nanti kalau sudah berhasil yang Rp 9,4 triliun itu kembali menjadi normal,” jelasnya lagi.
Warga Miskin Madina 25.000
Dalam kesempatan itu, Marwan juga menyampaikan tujuan reses yang dia laksanakan ke Madina untuk mendengarkan aspirasi masyarakat dan juga pemerintah daerah.
Dari data kemiskinan di Madina dimana ukurannya penerima PKH, saat ini ada sebanyak 25.000 keluarga miskin yang tersebar di berbagai kecamatan.
“Kita punya data kemiskinan di Madina, ukurannya yang dapat bantuan PKH. Basis ini lah yang kita harapkan bupati akan merilis keberhasilannya dari 25.000 keluarga miskin ini,” katanya.
Marwan pun berharap Bupati Saipullah Nasution bisa mengentaskan atau mengurangi angka kemiskinan di Mandailing Natal di masa pemerintahannya.
“Nanti dalam periodenya secara bertahap sudah bisa diungkapkan keberhasilan melakukan pengentasan kemiskinan, ” tegasnya lagi.***




