PURWAKARTA, POJOKSATU.id Hunian Warisan Bangsa (HWB) Purwakarta mulai memasuki tahap serah terima 1.500 unit kepada konsumen.
Pengembangan kawasan ini tidak hanya berfokus pada pembangunan rumah, tetapi juga menciptakan lingkungan yang nyaman, serta membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.
Momentum serah terima tersebut ditandai melalui acara di Balai Nusantara HWB Purwakarta, Sabtu (31/10/2026).
Kegiatan ini dihadiri Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Purwakarta Entin Suryatin, Kepala Dinas PUTR Didi Garnadi, Camat Bungursari Wita Gusrianita, Kepala Desa Karangmukti H. Endin Jaenudin, serta manajemen HWB Purwakarta.
Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Purwakarta, Entin Suryatin, berharap pembangunan dan proses serah terima berjalan lancar sehingga semakin banyak keluarga dapat memiliki hunian yang layak dan nyaman.
Sementara itu, Kepala Dinas PUTR Didi Garnadi mengingatkan pentingnya infrastruktur pendukung, seperti jalan, drainase, kebersihan, dan penataan lingkungan agar kawasan dapat berkembang dengan baik.
Camat Bungursari Wita Gusrianita menilai kehadiran HWB berpotensi menjadi pusat aktivitas baru yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan memberikan pilihan hiburan bagi masyarakat.
Hal senada disampaikan Kepala Desa Karangmukti H. Endin Jaenudin. Ia berharap keberadaan kawasan tersebut dapat membuka peluang usaha bagi masyarakat sekaligus mempererat hubungan antara penghuni baru dan warga setempat.
HWB Purwakarta juga mendapat pengakuan dari Indonesia Property Watch (IPW). Pada 22 September 2026, kawasan ini memperoleh Indonesia Property Record sebagai Rumah Komersial (Non-Subsidi) Dua Lantai dengan Harga Paling Terjangkau se-Indonesia.
CEO IPW Ali Tranghanda mengatakan, pembangunan perumahan harus memperhatikan keterjangkauan harga, lokasi, dan kualitas lingkungan.
Menurutnya, hunian yang baik bukan hanya soal bangunan, tetapi juga bagaimana penghuninya dapat menjalani kehidupan dengan nyaman.
Deputy COO Hunian Warisan Bangsa, I Putu Adi Sastrawan, mengatakan HWB Purwakarta dikembangkan bukan sekadar sebagai tempat tinggal, tetapi juga sebagai lingkungan untuk membangun kehidupan dan masa depan keluarga.
HWB Purwakarta dikembangkan melalui PT Hunian Warisan Bangsa bersama LippoLand, dengan dukungan program kemitraan UMKM.
Sejak diluncurkan, penjualan hunian ini diklaim telah mencapai lebih dari 2.000 unit. Sementara pada tahap pertama Februari 2026, lebih dari 1.000 unit telah terjual.
Harga rumah ditawarkan mulai Rp98 juta dengan pilihan satu, dua, dan tiga kamar tidur. Tersedia pula skema cicilan tertentu mulai sekitar Rp600 ribu per bulan selama 40 bulan, sesuai ketentuan yang berlaku.
Untuk menunjang kebutuhan penghuni, kawasan ini telah dilengkapi Masjid Tajug Istimewa Nusantara yang diresmikan pada 30 Januari 2026.
Selain itu, berbagai kegiatan seperti bazar kuliner, pasar malam, musik langsung, lomba anak, senam, tari tradisional, hingga bersepeda bersama turut meramaikan kawasan.
HWB juga menghadirkan Griya Niaga, kawasan ruko tiga lantai yang disiapkan untuk mendukung kegiatan usaha dan kebutuhan penghuni.
Sejumlah fasilitas dan usaha yang sudah beroperasi di antaranya Toko MAMA, FmX, Bank Nobu, serta pusat kuliner dan UMKM.
Dalam pengembangan jangka panjang, HWB Purwakarta direncanakan mampu menampung lebih dari 30.000 penduduk.
Dengan dimulainya serah terima 1.500 unit, HWB Purwakarta diharapkan tidak hanya menjadi kawasan perumahan, tetapi juga tumbuh sebagai lingkungan yang nyaman, ramai aktivitas, dan mampu memberikan peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar.***


