POJOKSATU.ID- Kepala Kantor Komunikasi Presiden (PCO), Hasan Nasbi, secara mengejutkan telah mengajukan pengunduran diri dari jabatannya.


Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi telah mengkonfirmasi informasi ini.


Beliau menyatakan bahwa surat pengunduran diri Hasan Nasbi saat ini masih dalam proses peninjauan dan belum ditandatangani oleh Presiden Prabowo Subianto.


Informasi ini pertama kali diungkapkan oleh CNN Indonesia pada 29 April 2025.


Menurut keterangan resmi yang disampaikan oleh Hasan Nasbi, keputusan untuk mengundurkan diri ini didasari oleh adanya "permasalahan yang belum terselesaikan dan hal-hal di luar kemampuannya." jelasnya.

Baca Juga: SIAP-SIAP, Penerimaan Siswa Baru DIUMUMKAN AWAL MEI, Paling Lengkap Nih Cek Jadwal, Syarat Lengkap, dan Jalur Masuk SD, SMP, SMA Terbaru di Sini!

Ia menegaskan bahwa keputusan ini telah dipikirkannya secara matang dan merupakan langkah terbaik demi kelancaran komunikasi pemerintah di masa mendatang.

Detail lebih lanjut mengenai permasalahan yang dimaksud tidak diungkapkan secara spesifik.

Informasi ini didapatkan dari wawancara Hasan Nasbi yang ditayangkan oleh Metro TV pada 29 April 2025.

"Keputusan ini sudah sangat matang dan tidak emosional," ujar Hasan Nasbi, seperti yang dikutip dari Metro TV.

Dalam kesempatan yang sama, ia juga menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada Presiden Prabowo Subianto atas kepercayaan dan kesempatan yang telah diberikan kepadanya untuk mengabdi kepada negara.

Sebelum Hasan Nasbi menyatakan mundur, Prabowo telah menunjuk Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi sebagai jubir.

Baca Juga: Sebut KDM Gubernur Konten, Profil Rudi Mas'ud Diburu Netizen, Siap-siap Bakal Dirujak

Namun saat penunjukkan Prasetyo tersebut, Hasan Nasbi masih menduduki posisi Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan atau Presidential Communication Office (PCO).

Prasetyo Hadi sendiri merupakan salah satu kader Partai Gerindra yang diboyong Prabowo ke Kabinet Merah Putih

Prasetyo Hadi, memiliki latar belakang yang kuat dalam dunia politik.

Ia merupakan lulusan SMA Taruna Nusantara (1998) dan Universitas Gadjah Mada (1999-2006) jurusan Konservasi Sumber Daya Hutan.

Ia memulai karir politiknya dengan bergabung dengan Partai Gerindra pada tahun 2008.

Kiprahnya di dunia politik semakin bersinar ketika ia terpilih menjadi anggota DPR pada periode 2019-2024, menggantikan Harry Poernomo. Penunjukan Prasetyo Hadi sebagai juru bicara semakin memperkuat tim komunikasi kepresidenan.

Baca Juga: INFO dari Operator Pusat! Ada 20.000 Rekening Pencairan TPG dari Bank Ini yang Sudah Masuk, Bapak Ibu Guru Langsung Cek Info GTK!

Dalam penjelasannya mengenai alasan pengunduran dirinya, Hasan Nasbi menekankan bahwa keputusannya didasari oleh pertimbangan yang matang dan mendalam.

Ia merasa bahwa dengan memberikan kesempatan kepada sosok lain yang dianggap lebih tepat, komunikasi kepresidenan dapat berjalan lebih efektif dan optimal.

Tanggal 21 April 2025 tercatat sebagai hari terakhirnya menjalankan tugas dan tanggung jawabnya di lingkungan Kantor Komunikasi Kepresidenan.

Pengunduran diri Hasan Nasbi ini tentu menimbulkan berbagai pertanyaan dan spekulasi di kalangan publik.

Apa sebenarnya "permasalahan yang belum terselesaikan" dan "hal-hal di luar kemampuannya" yang menjadi pemicu utama keputusannya ini?

Dan siapa yang akan menggantikan posisi strategis yang ditinggalkan oleh Hasan Nasbi?

Pihak Istana hingga saat ini belum memberikan keterangan resmi terkait detail lebih lanjut mengenai situasi ini.***