POJOKSATU.id - Presiden Prabowo Subianto secara resmi telah melantik sebanyak 961 kepala daerah terpilih hasil Pilkada Serentak 2024 dalam sebuah upacara di Istana Kepresidenan Jakarta pada Kamis, 20 Februari 2025.

Para pejabat yang dilantik berasal dari 481 daerah dari total 505 daerah yang menyelenggarakan Pilkada.

Dalam pelantikan ini, terdapat 33 gubernur dan wakil gubernur, 363 bupati, 362 wakil bupati, serta 85 wali kota dan wakil wali kota yang telah resmi mengemban jabatan mereka.

Namun, beberapa daerah masih harus menunggu pelantikan karena hasil pemilihan mereka sedang dalam proses sengketa di Mahkamah Konstitusi (MK).

Baca Juga: Daftar Kepala Daerah PROVINSI Kepulauan BANGKA BELITUNG, Pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Diusung PDIP Masih MENUNGGU PUTUSAN MK, Kabupaten Juga

Sementara itu, di Provinsi DKI Jakarta, pasangan Pramono Anung Wibowo dan Rano Karno resmi ditetapkan sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih setelah meraih 2.183.239 suara atau 50,07% dari total suara sah.

Dengan hasil ini, mereka berhasil mengungguli pasangan Ridwan Kamil-Suswono yang memperoleh 1.718.160 suara (39,40%) dan Dharma Pongrekun-Kun Wardana dengan 459.230 suara (10,53%).

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2024 tentang Provinsi Daerah Khusus Jakarta, pasangan Pramono Anung dan Rano Karno dinyatakan menang tanpa perlu melalui putaran kedua.

Baca Juga: Daftar Kepala Daerah PROVINSI LAMPUNG Lengkap di 12 Kabupaten dan 2 Kota, Lampung Terdepan Saat Penyematan Tanda Jabatan, Satu Daerah MASIH SENGKETA

Daftar Kepala Daerah Terpilih di Provinsi DKI Jakarta

Gubernur dan Wakil Gubernur

  1. Gubernur DKI Jakarta: Pramono Anung Wibowo
  2. Wakil Gubernur DKI Jakarta: Rano Karno

Sementara itu, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) tengah menghadapi sorotan setelah Sekretaris Jenderal Hasto Kristiyanto resmi ditahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Kamis, 20 Februari 2025.

Baca Juga: Daftar Lengkap Kepala Daerah Terpilih PROVINSI BENGKULU, akan Wujudkan 10 Langkah Strategis PEMBANGUNAN DAERAH

Ia diduga terlibat dalam kasus suap bersama mantan kader PDI-P Harun Masiku serta dugaan upaya menghalangi penyidikan.

Sebagai dampak dari kasus ini, Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri menginstruksikan seluruh kepala daerah dari partainya untuk menunda retreat kepala daerah yang sedianya akan digelar di Akademi Militer Magelang, Jawa Tengah, selama sepekan dari 21 hingga 28 Februari 2025.

Baca Juga: Kepala Daerah Terpilih SUMATERA BARAT, 17 Daerah Kabupaten dan Kota, Pasaman dan Pasaman Barat MASIH MENUNGGU Hasil Sengketa

Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno memberikan tanggapan terkait instruksi ini.

"Tanyakan hal itu kepada DPP atau Dewan Pimpinan Pusat (PDI-P)," ungkapnya saat ditanya mengenai sikap PDI-P terkait penundaan retreat tersebut.

Rano Karno juga akan menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta sementara selama seminggu mengingat Pramono Anung akan menghadiri retreat atau pembekalan kepemimpinan di Akademi Militer Magelang, Jawa Tengah.

Megawati juga meminta kepada seluruh kepala daerah dari PDI-P yang telah dalam perjalanan menuju lokasi retreat agar menghentikan perjalanan dan menunggu arahan lebih lanjut. Ia menegaskan bahwa saat ini seluruh komando partai berada di bawah kendalinya. ***