POJOKSATU.id, JAKARTA-- Keluarga Shintia Indah Permatasari menyebut bahwa awalnya keluarga Ipda M Hadi Zulkarnain meminta uang jampuik atau uang jemput senilai Rp1,5 miliar.
Namun dengan pertimbangan satu dan lain hal, akhirnya uang jampuik tersebut berhasil dinegosiasi menjadi Rp 500 Juta.
Ayah Ipda M Hadi Zulkarnain bernama Dirton Zulkarnain dan ibunya bernama Ranti Zulkarnain.
Menurut informasi yang beredar, rencana Shintia Indah Permatasari dan Ipda M Hadi Zulkarnain akan menikah di bulan Januari 2024.
Baca Juga: Mengaku Terzolimi Karena Dugaan Pemerasan SYL, Firli Bahuri Diminta Tak Putar Balikkan Fakta
Lantas yang menjadi motif Shintia Indah Permatasari bunuh diri di Padang adalah diduga berasal dari keluarga Dirton Zulkarnain.
Namun keluarga Ipda M Hadi Zulkarnain membantah persoalan mahar Rp 500 juta yang menyebabkan Shintia Indah Permatasari bunuh diri.
Dari Rp 500 juta uang mahar yang disepakati kedua belah pihak, ternyata Rp 300 juta disediakan pihak keluarga Ipda M Hadi Zulkarnain.
Bahkan calon suami Shintia, Hadi, telah mentransfer uang ke Shintia dengan total sebesar Rp 200 juta untuk biaya-biaya persiapan pernikahan.
Baca Juga: Keluarga Ipda Hadi Zulkarnain Disebut Tak Merestui, Padahal Shintia Indah Pintar dan Lulusan D3 IPB
Uang Rp 200 juta ini untuk biaya pernikahan Hadi membantu keluarga Shintia, seperti untuk pakaian atau cetak undangan.
“Hadi sudah transfer ke Shintia. Ini bukti transfer ada. Ini untuk membantu. Karena Shintia meminta. Karena keluarganya tidak men-support,” kata Tante Hadi bernama Rice.
Terkait uang jemputan Rp 500 juta, keluarga Hadi Zulkarnain juga memberikan penjelasan. Menurutnya, uang jemputan ini hasil negosiasi bersama antara kedua belah pihak.
“Mengenai uang jemputan, hasil nego kita bersama. Dan hasil kesimpulan bersama itu sebesar Rp 500 juta itu memang finalnya segitu,” ujarnya dilansir Kumparan.
Baca Juga: Berani Mewah, 5 Drama Korea dengan Produksi Termahal yang Wajib Ditonton!
Rice mengungkapkan, uang jemputan pernikahan Rp 500 juta tersebut tidak sepenuhnya dibebani ke keluarga Shintia. Dimana keluarga Hadi Zulkarnain juga turut membantu.
“Kami selaku pihak keluarga sudah banyak memberikan bantuan ke keluarga perempuan. Lagian uang jemputan ini juga untuk mereka nanti. Dari uang jemputan Rp 500 juta ini, disepakati Rp 300 juta dari pihak kami membantu keluarga Shintia,” tegasnya.
“Kemudian, kami minta Rp 200 juta ke pihak keluarga Shintia, mereka menyanggupi. Sudah banyak toleransi. Rp 300 juta dari kami, nanti disebutkan Rp 500 juta diberikan oleh pihak keluarga Shintia, padahal Rp 300 juta dari kami,” katanya lagi.***




