POJOKSATU.ID - Kebakaran hebat melanda Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, pada Senin pagi, 15 Desember 2025.

Peristiwa ini mengagetkan para pedagang dan pengunjung pasar karena api dengan cepat membesar dan membakar sejumlah area pasar.

Informasi awal menyebutkan, kebakaran dilaporkan ke petugas pemadam kebakaran sekitar pukul 07.24 WIB.

Bagi pembaca yang ingin ikut mengambil peran, silakan membuka tautan donasi melalui teks ini ==> Gerakan Anak Negeri

Tidak lama setelah laporan diterima, petugas langsung bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan upaya pemadaman.

Sebanyak 18 unit mobil pemadam kebakaran beserta 80 personel dikerahkan ke Pasar Induk Kramat Jati guna menjinakkan si jago merah.

Hingga berita ini diturunkan, api dilaporkan masih berkobar dan petugas masih berjibaku melakukan pemadaman serta pendinginan di sejumlah titik.

Baca Juga: Nasib Berubah, Segini Besaran Gaji 62 PPPK Paruh Waktu di Blora Setelah Diangkat

Asap hitam pekat terlihat membumbung tinggi dari area pasar, menyebabkan kepanikan di kalangan pedagang dan warga sekitar.

Aktivitas jual beli di Pasar Induk Kramat Jati pun lumpuh total, sementara aparat keamanan mengamankan lokasi agar warga tidak mendekat ke area berbahaya.

Belum ada informasi resmi terkait penyebab kebakaran maupun kronologi lengkap kejadian tersebut.

Baca Juga: Saat Guru Pejuang Digital Diapresiasi, Guru Pejuang Kelas Merasa Tersisih, Polemik Pendidikan Menguat!

Petugas masih fokus memadamkan api agar tidak merambat ke area lain yang berpotensi memicu kebakaran lebih besar.

Pasar Induk Kramat Jati diketahui merupakan salah satu pusat distribusi bahan pangan terbesar di Jakarta.

Kebakaran di kawasan ini dikhawatirkan berdampak pada distribusi logistik, terutama komoditas sayur dan buah yang setiap hari dipasok ke berbagai wilayah di ibu kota dan sekitarnya.

Baca Juga: DPR Tegaskan UU ASN 2023, Pemda Tak Boleh Hambat Hak PPPK hingga Pensiun, Ada Sanksi Menanti

Sejumlah pedagang terlihat berusaha menyelamatkan barang dagangan yang masih bisa dievakuasi.

Namun, kondisi api yang belum sepenuhnya terkendali membuat proses evakuasi berlangsung dengan penuh keterbatasan.

Pihak pemadam kebakaran memastikan akan menambah armada jika kondisi di lapangan membutuhkan penanganan ekstra.

Baca Juga: Guru Pejuang DIgital dan Guru Penggerak Sama-Sama Program Unggulan, Tapi Apa Bedanya dari Sisi Manfaat, Beban, dan Dampak ke Karier Guru?

Proses pemadaman diperkirakan memakan waktu cukup lama mengingat luasnya area pasar serta banyaknya material mudah terbakar.

Hingga saat ini, belum ada laporan resmi terkait korban jiwa maupun korban luka akibat kebakaran tersebut.

Aparat gabungan dari kepolisian dan petugas pasar turut membantu pengamanan lokasi.

Baca Juga: Guru Pejuang Digital vs Guru Penggerak Ramai Dibahas! Pro Kontra Tugas Tambahan Menguat, Hak Siswa Diingatkan

Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk menghindari area Pasar Induk Kramat Jati sementara waktu dan memberikan ruang bagi petugas agar proses pemadaman dapat berjalan maksimal.

Informasi lanjutan terkait penyebab kebakaran dan estimasi kerugian masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut.***