POJOKSATU.id, BANDUNG- Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau KDM menggelar sayembara berhadiah Rp250 juta bagi siapa saja yang bisa menemukan pelaku Taufik Hidayat.
Taufik merupakan pelaku kekerasan dan penyekapan kepada korban Yuvita Tri Rezeki selama dua atau tiga tahun di berbagai lokasi dan terakhir di indekos Cileunyi, Kabupaten Bandung.
Polda Jabar sudah menetapkan status DPO bagi Taufik Hidayat sejak pekan lalu, namun hingga kini Selasa (23/6), Taufik belum berhasil ditangkap.
Baca Juga: Ingin Sertifikat Diakui Perusahaan? Simak Cara Memilih Lembaga Sertifikasi yang Tepat
“Ada peristiwa biadab terjadi di Jawa Barat. Seorang perempuan dipacari, disekap, dianiaya, dicacatkan kedua matanya sehingga tak melihat lagi dan bibirnya mungkin digunting,” jelas KDM.
Dedi mengaku tidak tega melihat kondisi Yuvita saat mengunjungi korban di RSHS Bandung.
“Kemarin saya tidak tega melihatnya, tubuhnya melepuh. Saya sangat marah dengan lelaki seperti ini, bernama Taufik Hidayat, yang sekarang menjadi buronan. Dan saya meyakini bahwa tim Polda Jabar akan mampu dengan cepat menangkapnya,” jelasnya.
KDM lalu memberikan alternatif akan memberikan hadiah kepada warga yang berhasil menemukan Taufik Hidayat. Tidak itu saja, kepada yang memberi info pun akan diberikan hadiah.
Baca Juga: Yuvita Tri Rezeki Alami Penyiksaan Luar Biasa, Segera Tangkap Pelaku Taufik Hidayat
“Bagi warga dimanapun berada untuk berpartisipasi mencarinya. Bagi siapa yang menemukan Taufik Hidayat dan menyerahkannya kepada aparat atau menginformasikan kepada aparat keberadaannya. Saya memberikan hadiah Rp250 juta,” tegasnya.
Menurut KDM, sayembara ini sebagai bentuk partitsipasi KDM agar Taufik Hidayat bisa segera ditemukan polisi dan ditangkap.
Diketahui Taufik Hidayat merupakan pelaku kekerasan ekstrem dan penyekapan kepada Yuvita Tri Rezeki di salah satu indekos di Cileunyi Kabupaten Bandung.
Kekerasan ini sudah berlangsung selama tiga tahun atau sejak Yuvita hilang dari rumahnya.
Pelaku Taufik yang sudah status buron atau DPO ini bernama lengkap Taufik Hidayat, lahir di Bandung 14 Juni 1996 atau saat ini berusia 30 tahun.
Taufik beralamat di Kampung Tegalame, Desa Ciaro, Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung, Jabar.
Dari status tertera di KTP ternyata Taufik sudah menikah. Sementara pekerjaannya disebutkan sebagai buruh lepas harian.
Selain mengunggah identitas lengkap pelaku, Hotman Paris di akun Instagramnya @hotmanparisofficial juga mengunggah nama akun Instagram pelaku yaitu @dudajelek351.***




