POJOKSATU.id - Menteri Hukum, Supratman Andi Agtas, mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto baru akan menandatangani Keputusan Presiden (Keppres) terkait Pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) setelah infrastruktur di Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur dibangun dengan baik.

Proses pembangunan infrastruktur yang menjadi syarat utama bagi pemindahan ibu kota ini diperkirakan membutuhkan waktu yang tidak sebentar, bahkan bisa memakan waktu beberapa tahun.

Supratman menjelaskan, salah satu sektor yang sangat penting untuk dibangun dan diprioritaskan dalam infrastruktur IKN adalah sektor pemerintahan.

Pembangunan fasilitas yang mendukung keberlangsungan pemerintahan eksekutif, legislatif, dan yudikatif di IKN harus segera terlaksana agar pemerintahan dapat berjalan dengan efektif di ibu kota baru.

Baca Juga: Usai Dilantik Jadi Kepala Otorita IKN, Basuki Bantah Pembangunan IKN Akan Melambat, Nusron Wahid dan AHY Ikut Berkomentar

“Sehingga nanti layak menjadi sebuah kota yang seluruh kekuasaan eksekutif, legislatif, dan yudikatif bisa bekerja di sana,” ujarnya saat ditemui di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, pada Senin, (18/11/2024), seperti dikutip dari Antara.

Lebih lanjut, Supratman menyatakan bahwa setelah pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan selesai dan Keppres Pemindahan Ibu Kota sudah ditandatangani oleh Presiden Prabowo, barulah status ibu kota negara akan resmi berpindah dari Jakarta ke IKN.

ASN Pindah Tahun 2025

Pemerintah terus mempercepat pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) dengan target ekosistem untuk pemerintahan pusat selesai pada Desember 2024.

Pembangunan perkantoran, hunian, dan fasilitas publik seperti restoran sudah hampir selesai.

Baca Juga: Basuki Hadimuljono Diangkat Kepala Otorita IKN, Siap Bawa Perubahan untuk Ibu Kota Nusantara

Kepala Badan Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, mengungkapkan dalam pertemuan dengan Menteri PPN/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy, bahwa rencana pemindahan ASN ke IKN direncanakan dimulai pada 2025.

"Tahun 2025 saya sudah koordinasi dengan Menpan (Rini Widyantini) tentang kepastian kepindahan awal dari ASN," kata Basuki.

Basuki menargetkan semua perkantoran dan hunian 47 tower akan selesai pada Desember 2024, dan fasilitas lainnya sudah beroperasi.

"Ekosistem kotanya di bawah Kemenko sudah banyak gerai-gerai yang buka, selain Excelso yang sekarang, itu sudah ada beberapa, rumah makan juga," tambahnya.

Baca Juga: Hunian ASN di IKN Belum Bisa Ditempati, Pemindahan ASN Ditunda Lagi, Masih Menunggu Arahan Presiden, Jadinya Kapan?

Namun, keputusan resmi dari Menpan RB terkait jadwal pemindahan ASN masih ditunggu.

"Bertahap kan. Saya harus melaporkan apa saja yang sudah siap," ungkap Basuki.

Untuk tahap kedua pada 2028, pembangunan akan difokuskan pada lembaga yudikatif dan legislatif seperti MA, MK, DPR, dan MPR.

"Sampai dengan 2028 untuk menyelesaikan ekosistem yudikatif, legislatif, termasuk huniannya sesuai perintah bapak Presiden," tutup Basuki. ***