POJOKSATU.ID- Kepolisian Daerah Sumatra Barat (Sumbar) tengah menyelidiki kasus polisi tembak polisi antara Kasat Reskrim Solok Selatan dengan Kabag Ops sendiri pada Jumat (22/11) dinihari.

"Iya benar telah terjadi penembakan, untuk kasusnya masih tahap penyelidikan," kata Kepala Bidang Humas Polda Sumbar Kombes Pol Dwi Sulystiawan di Padang.

Namun demikian ia belum bisa memberikan keterangan yang lebih rinci mengenai peristiwa tersebut, begitupun dengan motif serta pemicu terjadinya kasus penembakan polisi dengan polisi terebut.

"Untuk kasusnya masih dalam penyelidikan, nanti perkembangan akan disampaikan secara lebih lanjut, katanya singkat.

Baca Juga: Kesempatan Guru Dapat KENAIKAN TUNJANGAN dan DIANGKAT PPPK Siap Seleksi Administras PPG Guru Tertentu 2025, Ada Pengumuman Penting 25 November

Peristiwa penembakan yang dilakukan oleh Kabag Ops dengan Kasat Reskrim Solok Selatan AKP Ryanto Ulil Anshar adalah salah seorang perwira di Polres Solok Selatan terhadap rekannya sesama perwira di Polres yang sama.

Peristiwa itu dilaporkan terjadi pada Jumat (22/11) dini hari sekitar pukul 00.43 WIB, lokasi kejadiannya adalah kawasan Kantor Polres Solok Selatan.

Perwira yang berposisi sebagai terduga penembakan menembak rekan sejawatnya menggunakan senjata api, hingga mengenai bagian kepala.

Akibatnya korban mengalami luka yang amat serius dan harus dirujuk ke Kota Padang untuk mendapatkan penanganan di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumbar.

Baca Juga: Semarak Pilkada 2024, Pasangan RIDHO Gelar Kampanye Akbar di Bekasi

Pada pukul 08.40 WIB diperoleh kabar bahwa perwira yang menjadi korban penembakan meninggal dunia di rumah sakit, nyawanya tidak dapat terselamatkan akibat luka yang cukup serius.

Hanya saja sampai 08.59 kondisi korban di atas belum mendapatkan konfirmasi secara resmi dari Kabid Humas Polda Sumbar, maupun pejabat Polda lainnya. ***