POJOKSATU.id, JAMBI - Polisi memastikan menghentikan sementara proses evakuasi korban helikopter Polri jatuh di hutan Kerinci.
Dengan demikian, Kapolda Jambi Irjen Rusdi Hartono terpaksa bermalam di hutan untuk menunggu dievakuasi bersama penumpang lainnya.
Kapolda Jambi Irjen Rusdi Hartono sendiri dikabarkan mengalami patah tangan kanan akibat helikopter Polri jatuh.
Sementara korban lainnya, sebagaimana video yang beredar, terlihat dengan wajah berdarah-darah.
Kepastian penghentian evakuasi korban helikopter Polri jatuh melalui jalur udara itu dipasitikan Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Mulya Prianto, Minggu (20/3/2023) malam.
BACA: Kata Warga Butuh 2 Hari Jalan Kaki ke Lokasi Helikopter Polri Jatuh Bawa Kapolda Jambi
"Pencarian melalui udara dihentikan malam ini dan dilanjutkan pencarian ke titik lokasi besok pagi kembali," jelasnya.
Mulia menjelaskan, itu lantaran kondisi cuaca di lokasi yang diguyur hujan dan kabut tebal.
Akan tetapi, ia memastikan proses pencarian dari jalur darat tetap dilakukan.
"Pencarian dari darat tetap terus dilakukan menuju titik lokasi. Diperkirakan besok pagi sudah sampai," kata Mulia.
Helikopter Polri jatuh bawa Kapolda Jambi itu jatuh di Bukit Tamia, Muara Emat, Kerinci.
BACA: Evakuasi Korban Kecelakaan Helikopter Polri Bawa Kapolda Jambi, Jalan Kaki Malam Ini Baru Sampai Besok Siang
Kawasan itu merupakan hutan rimba dengan kontur medan yang berbukit.
Sebab, lokasi helikopter Polri jatuh itu termasuk dalam wiayah Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS).
"Besok dari Dirpoludara Korpolairud Baharkam Polri akan mengirimkan satu helikopter lagi bersama tim Untuk membantu proses evakuasi," jelasnya.
Kondisi terbaru korban
Kombes Mulya Prianto juga menyampaikan perkembangan terbaru keadaan para korban helikopter Polri jatuh.
Selain Kapolda Jambi, ada beberapa pejabat Polda Jambi yang ikut dalam helikopter tersebut.
BACA: Terungkap Sudah Kondisi Terakhir Helikopter Bawa Kapolda Jambi Sebelum Kecelakaan
Diantaranya Dirreskrimum Polda Jambi Kombes Andri Ananta Yudhistira, Dir Polair Polda Jambi Kombes Michael Mumbunan, Koorspripim Kompol Ayani dan ADC Briptu Muhardi Aditya.
Sementara 3 kru helikopter yakni AKP Ali Nurdin S. Harahap (pilot), AKP Amos Freddy P. Sitompul (co pilot) dan Aipda Susilo (mekanik).
Mulya memastikan, berdasarkan komunikasi terkahir, 8 korban helikopter Polri jatuh itu dalam keadaan selamat.
"Untuk kondisi terkini terhubung melalui perangkat radio HT, kondisi Kapolda Jambi dan rombongan dalam keadaan selamat," jelas Mulya.
Selain itu, Polda Jambi juga telah menyiagakan tim dokter dan perawat Dokpol Polda Jambi dan sudah berkordinasi dengan beberapa rumah sakit.
BACA: Kapolri Ungkap Penyebab Helikopter Polri Bawa Kapolda Jambi Mendarat Darurat di Hutan Kerinci
Diantaranya Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jambi, Rumah Sakit Daerah Merangin, serta Rumah Sakit Daerah Kerinci apabila dibutuhkan.
"Kita memohon doa dari rekan-rekan dan masyarakat agar proses evakuasi berjalan lancar dan tidak ada halangan apapun," tandas Mulya. (AdeGP/pojoksatu)




