POJOKSATU.id, JAKARTA-- Satu persatu kehidupan pribadi sosok kepala desa dengan gaya nyentrik dan glamor mulai terungkap. Ibu Kades ikut aksi di depan DPR itu ternyata Wiwin Komalasari.
Ia adalah Kades Desa Gunung Menyan, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Dalam video terbarunya, Kades yang ngebet jabatan kepala desa 27 tahun itu tengah bersama teman- teman sesama kepala desa di Kabupaten Bogor.
Setidaknya ada 9 kepala desa yang duduk berjejeran di satu ruangan dengan menggunakan pakaian dinas kepala desa.
Baca Juga: Siaga Bencana Saat Pemilu 14 Februari 2024, Sebanyak 1.800 Personel BPBD Diterjunkan
Lagi- lagi yang menjadi sorotan adalah syle para Ibu- ibu Kades. Dalam video yang diunggah akun instagram @terang_media. Tampak dandan Kades Wiwin Komalasari ala- ala artis sinetron.
Bibirnya tebal menggunakan lipstik seperti baru dioperasi bak bibir Ivan Gunawan. Alisnya terlihat ditebalin dan bulu matanya di edit sedemikian panjangnya.
Begitu pula Kades yang berada di samping kanannya. Yaitu Kades Desa Mekar Sari, Kecamatan Cilengsih, Kabupaten Bogor.
Penampilannya tak kalah eksotis dengan Kades Wiwin Komalasari. Diperkirakan alisnya setebal 2 cm.
Baca Juga: Survei Prabowo Gibran 56,2%, Sekjen RUMI Ingatkan Relawan Tetap Fokus Tebalkan Suara
Sontak netizen berkomentar melihat penampilan para Kades yang glowing.
"Kades lebih glowing daripada Ibu Negara ya," komen @depotliarajaras.
"Kayak gini mau berkuas 27 tahun. Yang miskin makin miskin," timpal akun @unveilise7en.
Sebelumnya, massa demo dari Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) di Depan DPR RI pada Rabu (31/1/2023) Jakarta berakhir ricuh.
Dalam aksi ini, Kades yang tergabung dalam Apdesi membakar kardus di depan pintu gerbang utama Gedung DPR.
Kobaran api yang bersumber dari kardus mulai menyambar ke atas gerbang. Di sisi lain, para massa lainnya memukul gerbang DPR RI menggunakan palu besi.
Tak hanya itu, kesadisan yang dipertontonkan para pemimpin tingkat desa itu sangat sadis. Mereka bahkan memasang tali di atas gerbang wakil rakyat tersebut.
Tali yang terpasang itu kemudian ditarik oleh para massa. Beruntung pihak kepolisian yang berjaga di dalam gerbang DPR RI langsung menaiki gerbang dan memotong tali tersebut.
Di video lain yang viral di media sosial, para Kades juga sempat akan menonjok anggota Polantas yang berpangkat Kombes.
Sala satu Kades sempat melototin matanya ke hadapan anggota Polantas tersebut.
Baca Juga: Survei Prabowo Gibran 56,2%, Sekjen RUMI Ingatkan Relawan Tetap Fokus Tebalkan Suara
Tak hanya itu, anggota Polantas sempat adu mulut dengan para Kepala Desa. Polantas tesebut kemudian bernegosiasi dengan para Kades agar membuka jalan bagi masyarakat yang melintas di sekitaran DPR RI.
Pasalnya penyampaian pendapat para Kades tersebut sudah berakhir sejak jam 17.00 WIB. Namun masih ada sebagian massa memblokade jalanan di depan DPR.
Melihat video kericuhan yang viral di media sosial itu, Kapolda Metro Jaya, Irjen Karyoto langsung geram melihat aksi para Kades yang dinilai tidak mengindahkan aturan aksi.
Irjen Karyoto juga mengatakan, penyidik telah mengantongi bukti dokumentasi yang bisa digunakan untuk mengidentifikasi para pelaku pengrusakan pagar luar Gedung DPR RI.
Baca Juga: Dua Pejabat Sudah Mundur dari Kabinet Jokowi, Kabarnya Para Menteri Ini Segera Menyusul
"Kita punya dokumentasi tapi kan pelan-pelan ya,” kata Karyoto kepada wartawan, Kamis (1/2/2024).
Karena itu, Jenderal bintang dua itu merasa mendidih darahnya melihat aksi para pemimpin desa yang tidak memberikan contoh baik saat menyampaikan aspirasinya.
Untuk itu, ia memerintahkan anggotanya untuk mengusut para Kades yang melakukan aksi anarkis di depan DRI RI itu.
"Ya pasti kita usut," tegasnya.
Tak hanya itu, Irjen Karyoto akan meminta pertanggungjawaban para Kades yang menyebabkan terjadinya kerusakan fasilitas umum.
"Nanti memungkinkan kita melihat kerusakan, kita minta pertanggungjawaban,” tandas Karyoto.***



