POJOKSATU.id, PAPUA—Rombongan yang mendaki Puncak Cartenz, Mimika, Papua Tengah, ternyata berjumlah 20 orang. Terdiri dari 7 pendaki WNI, 6 pendaki WNA, 5 pemandu, dan 2 pendaki TN Lorentz.

Insiden kejadian yang menimpa 5 pendaki WNI di Puncak Carstensz Pyramid ini terjadi saat mereka turun, dimana terjadi hujan salju, hujan deras dan angin kencang.

Beredar sebuah kronologi lengkap dalam bentuk dokumen google atau google doc di linimasa X, Minggu (2/3/2025) yang salah satunya diunggah oleh akun @jerrywidarto.

Baca Juga: Truk Ekspedisi Angkut 48 Sepeda Motor Baru Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp 4 Miliar

Awal Informasi Kejadian

Pada Sabtu (1/3/2025) sekitar pukul 22.30 WIT didapatkan informasi dari penanggung jawab terkait insiden kejadian 5 pendaki WNI di Puncak Carstensz akibat cuaca yang sangat buruk, turun hujan salju, hujan deras, dan angin kencang, sehingga menyebabkan hipotermia.

Pendaki meninggal dunia Lilie Wijayanti Poegiono dan Elsa Laksono bertempat di teras 2 pada saat perjalanan turun dari Puncak Cartenz akibat cuaca yang sangat buruk.

Dua pendaki meninggal pada 1 Maret 2025 sekitar pukul 02.07 WIT setelah dievakuasi oleh guide dan rekan-rekan di basecamp yang langsung kembali naik untuk membantu proses evakuasi.

Baca Juga: Tragedi Pendakian Puncak Cartenz, 2 Pendaki Senior Meninggal Kedinginan, Musisi Fiersa Besari Selamat

Pendaki yang selamat terjebak dan terpaksa bermalam di area dekat Puncak hingga besoknya tim rescue datang.


Kronologi Lengkap Sejak Pendakian

Rabu (26/2) pukul 07.16 WIT, rombongan berangkat dari Bandara Moses Kilangin Timika menuju Base Camp Yellow Valley Carstensz Pyramid dengan menggunakan helikopter antara lain Lilie Wijayantie, Elsa Laksono, Saroni dan Lody Hidayanto.

Rabu (26/2) pukul 07.34 WIT, satu rombongan lagi berangkat dari Bandara Moses Kilangin Timika menuju Base Camp Yellow Valley Carstensz Pyramid menggunakan helikopter antara lain Fiersa Besari, Furki Rahmi Syahroni dan Indira Alaika.

Setelah sampai di Base Camp Yellow Valley Carstensz Pyramid, kedua rombongan ini melaksanakan kegiatan aklimatisasi selama 2 hari.

Baca Juga: Profil Elsa Laksono, Pendaki Wanita Dikabarkan Meninggal Dunia di Puncak Carstensz Papua Diduga Gegara Hipotermia

Kamis (27/2 ), rombongan melaksanakan kegiatan aklimatisasi dan latihan teknis hingga Teras 1 (teknik ascending dan descending).

Jumat (28/2), rombongan pendaki yang berjumlah 20 orang berangkat untuk melakukan summit dari Base Camp Yellow Valley menuju Puncak Carstensz pukul 04.00 WIT.

Rombongan terdiri dari 5 orang guide, 7 WNI, 6 WNA, dan 2 pendaki Taman Nasional (TN) Lorentz.

Jumat pukul 10.51 WIT, korban bersama Tim Pendaki lain melakukan penyeberangan di jembatan Tyrollean. Dan Jumat pukul 14.00 WIT, pendaki terakhir mencapai Puncak Cartenz.

Baca Juga: Profil dan Biodata Lilie Wijayati, Pendaki Wanita 60 Tahun Meninggal Dunia di Puncak Carstensz Papua

Jumat pukul 19.30 WIT, Ruslan dan Abdullah yang sudah turun lebih awal menyampaikan bahwa semua pendaki sudah Summit tetapi ada 1 orang pendaki yaitu Indira terkena gejala hipotermia di area dekat puncak saat perjalanan turun.

Jumat pukul 20.29 WIT, Tim BC melakukan briefing untuk mengupayakan pertolongan terhadap korban Indira dan sekitar pukul 20.45 WIT, Nurhuda (guide) tiba di Basecamp sendirian dengan gejala hipotermia.

Selanjutnya meminta bantuan kepada Tim BC. Nurhuda istirahat sebentar untuk kembali naik membantu pendaki yang ada di atas.

Jumat pukul 21.48 WIT, Yustinus Sondegau (guide) berusaha naik untuk mencapai titik lokasi survivor yang berada di summit ridge untuk korban Indira, Alvin Reggy dan Saroni, dengan membawa bantuan emergency.

Tetapi upaya tersebut terhenti di teras besar karena cuaca semakin memburuk dan pada perjalanan turun Yustinus bertemu dengan Luddy dan mendampingi Luddy hingga ke Base Camp. Seluruh peralatan yang dibawa, ditinggal di Teras Besar.

Jumat pukul 22.33 WIT, guide Nepal Dawa Gyalje Sherpa naik untuk memberikan pertolongan tetapi terhenti di teras 2 untuk memberikan pertolongan terhadap kedua korban Lilie Wijayanti Poegiono dan Elsa Laksono yang kemudian meninggal dunia.

Jumat pukul 22.48 WIT, pendaki atas nama Fiersa Besari dan Furky Syahrono tiba di Basecamp dalam keadaan selamat.


Penyelamatan Sabtu

Sabtu (1/3) pukul 00.07 WIT, Poxy (guide) dan Damar (guide) kembali mencoba naik ke teras dua untuk memberikan bantuan kepada korban, menghubungi Basecamp dan melaporkan sudah memberikan pertolongan kepada kedua korban, namun korban Lilie dan Elsa telah meninggal dunia.

Sabtu pukul 02.07 WIT, Octries (guide) yang berkomunikasi dengan Poxy dan Dawa, menginformasikan dari basecamp bahwa 2 pendaki Lilie dan Elsa yang berada di Teras Dua telah meninggal dunia.

Sabtu pukul 03.26 WIT, Huda (guide) naik untuk mencoba menolong Indira, Alvin dan Saroni yang berada di Summit Ridge.

Sabtu pukul 03.43 WIT, Damar, Poxy, Yustinus, Ludy Hadiyanto, tiba di Basecamp.

Sabtu pukul 04.51 WIT, guide Huda mengabarkan bahwa mereka tiba di Basecamp dan tidak sanggup lagi meneruskan ke titik posisi Indira, Alvin dan Saroni.

Sabtu pukul 08.38 WIT, dibagi 2 tim penyelamat, tim 1 terdiri atas 3 guide Internasional Garret Madison, Tashi Sherpa, Ben Jones, kembali mendaki untuk menyelamatkan Indira, Alvin dan Saroni di Summit Ridge.

Dan tim 2 yaitu Dokter Adnan dan Meidi bergerak menuju korban di Teras 2.

Sabtu pukul 10.24 WIT, Tashi, Garret dan Ben Jones bertemu dengan 3 pendaki (Indira, Alvin dan Saroni) menginformasikan ke basecamp bahwa semuanya masih hidup dan dalam kondisi kritis.

Tim Rescue memberikan pertolongan pertama dan menormalisasi dengan mengganti pakaian, memberikan isotonik, makanan, obat-obatan.

Sabtu pukul 11.20 WIT, tim rescue dan survivor melakukan perjalanan turun ke base camp yellow valley.

Sabtu pukul 10.26 WIT, tim evakuasi 2 (Ruslan, Yansen, Lucky, Meidi) berangkat dari basecamp untuk mengevakuasi jenazah di teras 2.

Sabtu pukul 14.30 WIT, tim rescue dan survivor dari Summit Ridge tiba di Base Camp Yellow Valley.

Sabtu pukul 16.41 WIT, Tim evakuasi 2 telah mengevakuasi 1 jenasah sampai di Base Camp. Dan jenazah kedua dievakuasi tanggal 2 Maret dini hari.

Demikian kronologi lengkap semua pendaki selamat dari tragedi pendakian Cartenz, sementara dua pendaki senior wanita meninggal dunia.***