POJOKSATU.id, JAKARTA— Presiden Jokowi tak menghadiri puncak acara Milad ke-25 PBB yang diselenggarakan di ICE BSD, Tangsel, Minggu (30/7). Presiden hanya mengirim rekaman video.

Melalui rekaman video, Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyampaikan pesan-pesan. Dia mengajak seluruh kader Partai Bulan Bintang (PBB) untuk bersama-sama menjaga kualitas Pemilu.

Jokowi berhalangan hadir karena masih dalam perjalanan menuju Indonesia usai melakukan lawatan ke China.

Lewat rekaman video, Jokowi menyampaikan ucapan selamat kepada PBB yang kini telah memasuki usia seperempat abad dalam perpolitikan Indonesia.

Baca Juga: Ponpes Baitul Quran Al Jahro Beri Penjelasan Terkait 2 Foto Viral Santriwati Magetan Tenteng Laras Panjang

Dia berharap, PBB semakin matang menghadapi dinamika politik dan mampu menjaga kualitas Pemilu mendatang.

“Usia seperempat abad menandai kematangan untuk menjadikan partai yang semakin diperhitungkan di kancah politik nasional, “ katanya.

“Di tahun politik saat ini, saya mengajak PBB ikut menjaga kualitas pemilu, kita gelar pesta demokrasi rakyat yang dilaksanakan dengan penuh kegembiraan,” katanya.

Presiden juga menambahkan, Pemilu harus dijadikan sebagai ajang adu gagasan dan kontestasi ide.

“Kita bangun keteladanan dan tradisi politik yang baik dan kita jaga stabilitas politik dan stabilitas keamanan. Saya rasa itu yang ingin saya sampaikan,” tutupnya.

Baca Juga: Hasil Persija vs Persebaya: Ryo Matsumura Pahlawan Macan Kemayoran

Sementara itu, lewat hajatan itu, PBB resmi mendeklarasikan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto sebagai calon presiden (capres) 2024. Deklarasi itu disampaikan langsung Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra.

Yustil optimistis bahwa deklarasi dukungan pada Prabowo merupakan panggilan nurani. Ia yakin Prabowo akan memenangkan Pilpres 2024 melalui dukungan para kader PBB.

"Pada kesimpulan sekali ini, PBB harus memutuskan untuk mencalonkan Pak Prabowo sebagai capres. Insya Allah sekali ini setelah Prabowo maju 2014, mungkin 2019 beliau belum memenangkan,” kata Yusril di hadapan Prabowo.

“Tapi kali ini insya Allah dengan dukungan PBB, Prabowo akan memenangkan pertarungan Pilpres 2024," ujarnya lagi.

Yusril menambahkan, saat ini dirinya juga berkelakar bahwa fokusnya tertuju pada Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar.

Ia masih menunggu sekaligus menguji kesaktiannya dalam menentukan dukungan di kancah pilpres karena hingga saat ini PKB belum menjatuhkan pilihan Capres.

Yusri menilai, Cak Imin penasaran apakah tebakan dan hitung-hitungan Yusril kali ini benar atau tidak.

"Lama saya memikirkan hal ini, lama merenungkan. Kalkulasi ini tidak semata-mata kalkulasi rasional, tapi juga perhitungan batiniah yang membuat saya sampai," kata Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra.***