POJOKSATU.id, PANGKEP—Jenazah korban ketiga pesawat ATR 42-500 yang jatuh di Gunung Bulusaraung, Pangkep, Sulsel, ditemukan tim SAR dalam bentuk dua potongan tangan.

Jenazah berupa potongan tangan ini tiba di pos DVI Biddokkes Polda Sulsel, Kota Makassar, Rabu (21/1/2026) malam.

Selain dua potongan tangan, pencarian Rabu, tim SAR juga menemukan laptop aktif dan beberapa barang pribadi milik korban pesawat milik maskapai Indonesia Air Transport (IAT) itu.

Baca Juga: Sosok Pilot ATR 42-500 Andy Dahananto Punya Istri Dua, Saling Menguatkan Menanti Jenazah Suami

Dalam rilis resmi Basarnas Makassar, body part korban serta sejumlah barang milik korban ini ditemukan di area pencarian wilayah pegunungan Maros-Pangkep, Sulawesi Selatan.

Lokasi penemuan berada di kawasan perbukitan Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, pada koordinat 04°55’48” Lintang Selatan – 119°44’52” Bujur Timur.

Area tersebut merupakan wilayah pegunungan dengan kontur lereng curam, vegetasi rumput dan semak, serta kerap diselimuti kabut tebal.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar selaku SAR Mission Coordinator (SMC), Muhammad Arif Anwar, menyampaikan, penemuan tersebut merupakan hasil penyisiran intensif yang dilakukan oleh beberapa Search and Rescue Unit (SRU) darat di sekitar lokasi badan dan ekor pesawat.

"Pada hari kelima operasi, tim SAR gabungan menemukan bagian tubuh korban berupa tulang serta sejumlah barang pribadi korban di beberapa titik pencarian," kata Muhammad Arif Anwar, Rabu.

Baca Juga: Sudah 2 Korban Pesawat ATR Teridentifikasi, Sesudah Pramugari Kini Pegawai KKP Deden Maulana

 

"Seluruh temuan langsung diamankan sesuai prosedur," sambungnya.

Ia menjelaskan, body part korban yang ditemukan selanjutnya diserahkan kepada RS Bhayangkara untuk dilakukan proses identifikasi lebih lanjut oleh tim Disaster Victim Identification (DVI).

Tim SAR gabungan juga berhasil menemukan sejumlah barang pribadi milik korban.

Salah satunya paspor milik kopilot Muhammad Farhan Gunawan. Paspor berwarna hijau itu ditunjukkan oleh Kepala Seksi Operasi Basarnas Makassar, Andi Sultan, Rabu (21/1/2026)

“Muhammad Farhan Gunawan adalah co-pilot ya," kata dia, dalam konferensi pers, Rabu.

Selain itu, tim SAR gabungan juga menemukan beberapa identitas pribadi milik kru pesawat, Hariadi.

Barang lainnya berupa pas foto milik Farhan Gunawan juga ditunjukkan di dalam konferensi pers tersebut.

Terlihat di dalam plastik pas foto yang sama, terdapat foto lainnya yakni sesosok perempuan berkerudung yang diduga pacar Farhan.

Tak hanya menemukan identitas pribadi, tim SAR gabungan juga menemukan laptop yang masih aktif.

"Ini untuk laptop masih aktif, tapi belum tahu (milik siapa). Nanti mungkin akan diidentifikasi dulu," kata Pangdam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Bangun Nawoko.***