POJOKSATU.ID- Beragam momen unik terjadi dalam debat calon bupati dan wakil bupati yang telah berlangsung di beberapa daerah.
Dari yang menjanjikan surga dan mengklaim memiliki inovasi baru, yakni mengubah padi menjadi beras.
Salah satu momen unik dalam acara tersebut, terjadi juga di debat calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Tangerang yang telah digelar pada 19 Oktober 2024 lalu.
Diketahui, Kabupaten Tangerang memiliki 3 paslon, yakni nomor urut 1 Mad Romli dan Irvansyah, nomor urut 2 Maesyal Rasyid dan Intan, serta nomor urut 3 Zulkarnain dan Lerru.
Dalam momen unik ini, terjadi ketika sesi tanya jawab antara paslon nomor urut 1 dan 2.
Maesyal Rasyid diberi kesempatan untuk menanyakan sesuatu pada paslon nomor urut 1.
Baca Juga: Asia Pacific Coating Show 2024: Edukasi Pasar Indonesia Tentang Pentingnya Keberlanjutan
Dalam pertanyaannya, Maesyal menyinggung soal pembangunan yang mandiri dan inovatif untuk kemajuan daerah.
Kemudian ia mengatakan bahwa indeks kemandirian fiskal Kabupaten Tangerang saat ini berada di angka 0,5 persen.
Lalu, Maesyal menanyakan tentang upaya yang akan dilakukan paslon nomor urut 1 dalam menjaga atau meningkatkan indeks kemandirian fiskal di Kabupaten Tangerang.
Menanggapi hal ini, Romli menjelaskan secara singkat bahwa angka tersebut harus ditingkatkan agar dampaknya bisa dirasakan oleh semua masyarakat di Kabupaten Tangerang.
Untuk itu, ia memiliki rencana memberikan bantuan kepada UMKM, bahkan sampai ke tingkat RT.
Baca Juga: Ilham Habibie Tampung Aspirasi dan Keluhan Pemuda Kabupaten Bogor, Mereka Ingin Diperhatikan
Kemudian Irvansyah diminta menambahkan jawaban oleh moderator, karena waktu yang diberikan masih panjang.
Irvansyah berjanji akan meningkatkan laju inflasi di Kabupaten Tangerang dengan berupaya memberikan bantuan kepada pelaku usaha kecil.
Tak hanya itu, ia juga akan memberi kemudahan bagi para pelaku usaha kecil dalam memberikan modal tanpa perlu adanya jaminan.
"Jadi untuk meningkatkan inflasi, kita akan menggerakkan ekonomi mikro ditingkat RT, di mana kami akan memberikan modal usaha tanpa agunan kepada masyarakat tingkat bawah"
Ia meyakini bahwa ketika pelaku usaha kecil diberikan bantuan untuk modal maka akan berdampak pada ekonomi yang lebih besar.
Baca Juga: Tri Adhianto Luncurkan Kartu Keren: Solusi Diskon Pangan yang Disambut Meriah Warga Bekasi!
"Saya yakin, ketika ekonomi bergerak di tingkat level paling bawah, maka ekonomi makronya juga akan meningkat"
Dengan begitu, ia akan berusaha mendorong maju pelaku us aha di Kabupaten Tangerang, agar bisa terus meningkatkan inflasi.
"Kami yakin, dengan digerakkannya ekonomi mikro dan juga ekonomi makro, inflasi akan terus meningkat"
Sebagai informasi, inflasi adalah kenaikan harga barang dan jasa secara umum dan terus-menerus dalam jangka waktu tertentu.
Banyak dampak buruk yang akan dirasakan masyarakat jika inflasi melonjak, seperti turunnya daya beli atau penurunan nilai tabungan.
Tak hanya itu, inflasi juga bisa membuat ketidakpastian ekonomi hingga menurunkan kesejahteraan masyarakat.
Meski begitu, inflasi juga memiliki dampak baik tapi hanya bagi para pengusaha besar dengan modal kuat yang diuntungkan. ***




