POJOKSATU.id - Akibat ulah chloe Tong istri CEO Grab, Anthony Tan, Grab harus menerima akibatnya. Publik bahkan langsung menyerukan boikot Grab.
Semua itu bermula dari unggahan yang dibuat chloe Tong melalui akun Instagram-nya.
Dalam unggahan itu, istri CEO Grab itu menyatakan bahwa Israel adalah lokasi liburan terbaik sepanjang hidupnya.
Entah kebetulan atau tidak, unggahan itu dibuat Chloe Tong di tengah serangan membabi buta Israel terhadap rakyat Palestiina.
Dimana serangan militer negara zionis itu ternyata menargetkan permukiman warga dan membunuh ribuan anak-anak tak berdosa.
Dalam unggahannya, Chloe Tong istri CEO Grab mengaku sangat jatuh cinta dengan Israel.
Dia bahkan menuliskan keprihatinannya melihat kondisi Israel.
Unggahan itulah yang dinilai publik sebagai pernyataan bahwa istri CEO Grab itu pro Israel.
Chloe Tong juga dinilai publik menutup mata atas penderitaan yang didapat rakyat Palestina akibat serangan militer Israel.
Baca Juga: Letkol Piper
Meski begitu Chloe Tong sepertinya masih cukup tenang dan tak terpengaruh meski unggahannya menuai hujatan publik.
Sebab sampai saat ini, istri CEO Grab itu belum membuat klarifikasi apapun terkait unggahannya.
Sebaliknya, Chloe Tong malah menggembok akun Instagram-nya alias mem-private.
Sehingga hanya orang-orang yang saling mengikuti saja yang bisa melihat unggahan yang dibuatnya.
Padahal sebelumnya, Chloe Tong tidak menggembok akun Instagram tersebut sehingga semua orang bisa melihat setiap unggahannya.
Baca Juga: Pencetus Dana Desa Rp 1 Miliar Adalah Prabowo Subianto, Hashim Beberkan Bukti-buktinya
Hal itulah yang kemudian memicu seruan boikot Grab mengema di Indonesia.
Di berbagai platform media sosial, warganet menyerukan ajakan untuk melakukan boikot terhadap Grab.
Itu sebagaimana dilakukan sebelumnya pada ratusan produk-produk Israel atau produk pro Israel.
Baca Juga: Struktur Tim Kampanye Nasional Prabowo-Gibran akan Diumumkan Hari Ini di Jakarta Selatan
Tidak hanya bikot Grab, masyarakat juga menggaungkan uninstal aplikasi Grab pada telepon seluler.
Menurut publik, mereka masih bisa menggunakan aplikasi online lainnya yang memmiliki funngsi sama seperti Grab.
Usai ajakan boikot menggema di Indonesia, Grab Indonesai dan OVO langsung mendonasikan Rp3,5 miliar untuk masyarakat sipil korban konflik di Gaza itu.
Baca Juga: Ideologi Politik Hijau Belum Banyak Disuarakan Capres, Anggota DPD Fahira Idris Jelaskan Maksudnya
Pengumuman donasi tersebut juga diunggah di akun resmi Instagram @grabid, pada Minggu 5 November 2023.
Donasi Rp3,5 miliar untuk rakyat Palestina itu disalurkan Grab Indonesia dan OVO melalui Benihbaik.com, platform crowdfunding dan CSR marketplace independen di Indonesia.
Grab Indonesia dan OVO menegaskan tidak akan pernah mendukung tindakan apapun yang tidak mengindahkan perikemanusiaan dan perikeadilan.
“Kami berharap bantuan ini dapat turut meringankan penderitaan korban konflik di Gaza,” ujar Neneng Goenadi, Country Manager Director Grab Indonesia.
Neneng juga berharap agar bantuan tersebut dapat dimanfaatkan sesuai yang dibutuhkan di lapangan.
Terkait perlindungan kemutlakan hak asasi manusia, Grab Indonesia menyatakan tidak bersikap netral.
Baca Juga: Hak Angket Batas Usia Capres Cawapres Bakal Sia-sia, Hasilnya Nanti Hanya Rekomendasi ke Presiden
Mereka menyatakan mendukung segala upaya untuk menciptakan perdamaian yang nyata dan adil bagi rakyat Palestina.
Akan tetapi unggahan dan pengumuman Grab Indonesia itu tak dianggap oleh publik Indonesia.
Sebab apa yang dilakukan Grab Indonesisa dan OVO itu tidak lebih dari sekedar pencitraan.
Baca Juga: Ternyata PDIP Tak Pecat Gibran, Sekjen Hasto Kristiyanto Ungkap Soal Pamitan
Masyarakat melalui berbagai platform media sosial juga tetap menggemakan boiktot Grab dan uninstal aplikasi Grab dari telepon seluler.
Tidak hanya itu, banyak juga driver Grab yang memutuskan untuk menghentikan kerja sama alias angkat kaki.
Alasannya cuma satu, karena unggahan Chloe Tong istri CEO Grab yang dianggap pro Israel dan menutup mata pada penderitaan rakyat Palestina.***




