POJOKSATU.id, MEDAN - Innalilahi wa inna ilaihi rojiun. Seorang Jemaah Calon Haji (Calhaj) Embarkasi Medan asal Kabupaten Langkat dikabarkan wafat di Asrama Haji Medan, pada Minggu, (4/6/2023).


Jemaah yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 12, tersebut bernama Habibah Bin Saleh (59) dengan nomor manifes 069. Beliau meninggal setelah mengalami serangan jantung saat makan siang di Gedung Bir Ali.


Dalam keterangannya, Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) yang merupakan Ketua Petugas Penyelenggaraan Ibadah Haji Embarkasi Medan H. Ahmad Qosbi, S.Ag, MM mengatakan setelah salat Zuhur almarhumah kemudian beranjak ke Gedung Bir Ali untuk makan siang.


Kemudian terjatuh, dan setelahnya petugas kesehatan kemudian memeriksa kondisinya dan dinyatakan meninggal dunia. Jenazah lalu dibawa ke poliklinik PPIH Medan untuk dievakuasi.


“Jemaah setelah sholat Zuhur, makan siang di ruang makan. Tiba tiba tertunduk dan tak sadar. Dipanggil tim kesehatan, setelah diperiksa, sudah tidak ada lagi (wafat). Kemudian petugas membawa almarhumah ke poliklinik untuk tindakan lebih lanjut," ucap Kakanwil.


Kakanwil juga mengatakan petugas telah menghubungi pihak keluarga dan kemudian dilakukan proses serah terima dari PPIH kepada keluarga.


“Kemudian kita lakukan serah terima kepada keluarga. PPIH bertanggung jawab mengantarkan almarhumah sampai ke rumahnya di Tanjung Pura Langkat. Kita utus petugas untuk mengantarnya dan nanti di sana Staf Kemenag Kabupaten Langkat juga akan mengurus almarhumah untuk kemudian dilakukan fardu kifayah,” tambah Kakanwil.


Kakanwil juga mengatakan seluruh hak jemaah sudah diserahkan kepada keluarga seperti tas bagasi, tas kabin, paspor, dan living cost.
“Seluruh hak jemaah juga sudah kita serahkan. Kita juga mengantar almarhumah dengan ambulance PPIH,” tambahnya.


Ditanya tentang riwayat penyakit, Kakanwil mengungkapkan berdasarkan informasi dari keluarga bahwa almarhumah sehat dan tidak punya riwayat penyakit yang parah. Bahkan saat tiba di Asrama Haji Medan, petugas kesehatan menyatakan almarhumah sehat dan layak terbang.


“Ini Qadarallah. Takdir Allah yang tidak bisa kita rencanakan. Mohon doa dari kita semua semoga almarhumah diterima segala pahala dan diampunkan dosanya dan diterima niatan beliau yang akan pergi haji,” harapnya.


Kakanwil Kemenag Sumut juga mengatakan bahwa status almarhumah adalah peralihan porsi dari ibu kandung almarhumah. Karena meninggal dunia, almarhumah menggantikan ibunya.


Ketua PPIH Embarkasi Medan tersebut juga mengatakan almarhumah Habibah akan dibadalhajikan.


“Alhamdulillah, Pembimbing Haji Kloter 12 Pak Muhammad Syukri bersedia menjadi petugas badal haji almarhumah. Kita doakan semoga diterima haji almarhumah,” ungkap Kakanwil.
Sementara dokter pemeriksaan di embarkasi Medan dr M. Sofyan Hendri mengatakan, jemaah meninggal dunia sekitar pukul 14.00 karena serangan jantung.


"Kita diberitahu petugas di Bir Ali bahwa ada jemaah yang tak sadar. Saat kita datang untuk memeriksa, jemaah sudah meninggal," ungkapnya.


Ketua kloter 12 Embarkasi Medan, Edi Saputra mengatakan, berdasarkan pemeriksaan kesehatan sebelum berangkat ke asrama haji, almarhumah dalam kondisi baik dan sehat.
“Hasil pemeriksaan semalam, jamaah tersebut nampaknya biasa-biasa aja, tapi ketika hendak makan tadi di ruang makan jemaah tiba-tiba jatuh mungkin serangan jantung,” kata Ketua Kloter. (TIK/pojoksatu)