POJOKSATU.id — Jelang lebaran arus mudik di Pelabuhan Merak, khususnya di Dermaga Eksekutif, main menunjukkan peningkatan.
Para pemudik tampak memenuhi ruang tunggu menanti keberangkatan kapal. Sejak Senin (26/3/2025) sekitar pukul 12.50 WIB, antrean panjang kendaraan yang akan masuk kapal terlihat ketika KMP Portlink III mulai bersandar di Dermaga VI Eksekutif.
Meski demikian, penumpang dapat segera masuk kapal tanpa harus menunggu lama karena kapal tersebut tiba tanpa muatan.
Berdasarkan data Posko Merak selama 24 jam pada Selasa (25/3/2025 pukul 00.00-23.59 WIB), jumlah kapal yang beroperasi mencapai 45 unit.
Baca Juga: Info Mudik Lebaran 2025: Sejak Pagi Hingga Siang Ini Tol Japek Mulai Dipadati Volume Kendaraan
Total penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Sumatra sebanyak 67.778 orang, mengalami penurunan 2% dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 69.158 orang.
Untuk kendaraan roda dua, tercatat sebanyak 3.161 unit telah menyeberang, meningkat 31% dibandingkan tahun lalu yang hanya 2.415 unit.
Sementara kendaraan roda empat mencapai 8.413 unit atau turun 4% dari tahun sebelumnya yang mencatat 8.789 unit.
Adapun truk yang menyeberang mencapai 1.958 unit, mengalami penurunan signifikan sebesar 36% dibandingkan tahun lalu yang mencapai 3.074 unit.
Sedangkan jumlah bus yang menyeberang tercatat 553 unit, turun 6% dari 588 unit pada periode yang sama tahun lalu.
Secara keseluruhan, total kendaraan yang menyeberang pada H-6 mencapai 14.085 unit, turun 5% dari tahun lalu yang mencapai 14.866 unit.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo turut meninjau arus mudik di Pelabuhan Merak, Banten.
Baca Juga: Info Mudik Lebaran, Semarang jadi Kota Tujuan Favorit Pemudik dari Stasiun Pasar Senen
Ia menilai kebijakan diskon tiket kapal dan program work from anywhere (WFA) efektif mengurai kepadatan di jalur penyeberangan.
“Alhamdulillah, dengan adanya kebijakan diskon tiket serta program WFA, terjadi penguraian pemudik di jalur penyeberangan,” ujar Kapolri di Pelabuhan Merak, Rabu (26/3/2025).
Kapolri juga menyoroti perbedaan tingkat kepadatan di siang dan malam hari.
“Malam hari sangat padat, mulai sore hingga menjelang pagi, terutama pasca-sahur, sedangkan siang hari lebih lengang,” jelasnya.
Ia pun mengimbau pemudik agar memilih perjalanan di siang hari untuk menghindari kepadatan.
Aturan Penyeberangan Merak Bakauheni
Pemerintah telah mengatur skema penyeberangan di Pelabuhan Merak dan Bakauheni selama arus mudik dan arus balik Lebaran 2025.
Hal ini tertuang dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) tentang Pengaturan Lalu Lintas dan Penyeberangan selama masa angkutan Lebaran.
1. Arus Mudik (26 Maret 2025 pukul 12.00 WIB - 30 Maret 2025 pukul 20.00 WIB)
-
Pelabuhan Merak: Melayani pejalan kaki dan kendaraan golongan IVa, IVb, Va, dan VIa tujuan Sumatra.
-
Pelabuhan Ciwandan: Melayani kendaraan golongan I, II, III, Vb, dan VIb tujuan Sumatra.
-
Pelabuhan BBJ Bojonegara: Melayani kendaraan golongan VII, VIII, dan IX. Jika kapasitas mencapai 70%, kendaraan golongan VII dialihkan ke Ciwandan atau Merak.
2. Arus Balik (4 April 2025 pukul 00.00 WIB - 7 April 2025 pukul 24.00 WIB)
-
Pelabuhan Bakauheni: Melayani pejalan kaki dan kendaraan golongan I hingga VIb tujuan Jawa.
-
Pelabuhan BBJ Muara Pilu: Melayani kendaraan golongan VII, VIII, dan IX tujuan Jawa.
-
Jika terjadi kepadatan, pola operasi Tiba Bongkar Berangkat (TBB) akan diterapkan di Merak.
Roda Dua ke Pelabuhan Ciwandan
Mulai Senin (24/3/2025), pelayanan penyeberangan kendaraan roda dua dialihkan dari Pelabuhan Merak ke Pelabuhan Pelindo Ciwandan, Kota Cilegon.
Langkah ini bertujuan mengurangi kepadatan di Merak. Corporate Secretary ASDP, Shelvy Arifin, menjelaskan bahwa pengalihan ini telah diatur dalam SKB.
“ASDP telah menerapkan skema distribusi kendaraan sesuai kebijakan regulator,” ungkapnya.
Sepeda motor serta truk golongan Vb dan VIb akan dialihkan ke Pelabuhan Ciwandan dengan tujuan Pelabuhan Wika Beton di Lampung.
“Jalan Lingkar Selatan (JLS) juga akan difungsikan sebagai kantong parkir tambahan jika kapasitas di Pelabuhan Ciwandan penuh,” tambah Shelvy.
ASDP juga telah menyiapkan fasilitas tambahan di Pelabuhan Ciwandan seperti toilet portabel, rest area, dan buffer zone.
Selain itu, pemerintah menghadirkan UMKM statis maupun mobile untuk memenuhi kebutuhan makanan dan minuman pemudik.
Untuk mendukung kelancaran arus mudik, tujuh kapal disiapkan melayani rute Pelabuhan Ciwandan-Wika Beton.
Pemudik motor dari arah Jakarta dapat menggunakan rute Jalan Raya Tangerang-Serang, Serang-Cilegon, dan Jalan Lingkar Selatan Cilegon untuk menuju Pelabuhan Ciwandan. ***




