POJOKSATU.id — Kabar duka menyelimuti keluarga mantan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan RI (Menkopolhukam), Mahfud MD.

Ibunda Mahfud MD, Siti Khadijah, wafat di usia 94 tahun pada hari ini, Jumat (17/1/2025), di kediamannya di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur.

Almarhumah Siti Khadijah meninggalkan enam orang anak, yakni Hj. Maihasanah, Zahratun, Prof. Mahfud MD, Siti Khonainah, H. Ach. Subki, dan Prof. Siti Marwiyah.

Selain itu, almarhumah juga meninggalkan 30 cucu dan sekitar 50 cicit.

Salah satu anaknya, Hj. Daifah Siti Aisyah, telah lebih dahulu berpulang pada 18 Desember 2000, serta seorang cucunya, Sinnun Nasuti Iklima, yang wafat pada 9 Agustus 2022.

Firman Syah Ali, keponakan Mahfud MD, menyatakan bahwa almarhumah wafat karena faktor usia.

"Beliau ibadahnya kuat dan masih sehat. Hanya memang usianya sudah sepuh," ungkapnya.

Sementara itu, suasana di rumah duka di Desa Plakpak, Kecamatan Pegantenan, dipenuhi oleh keluarga, kerabat, dan rekan kerja yang datang untuk melayat.

Tampak pula sejumlah karangan bunga diletakkan di depan rumah duka.

Baca Juga: Mahfud Ikut Cari Tahu Siapa pemilik RI 36, Hasilnya Mengejutkan, Menkominfo atas Nama Ini

Syaiful Hidayat, keponakan lainnya, mengungkapkan bahwa jenazah akan dimakamkan di desa kelahiran almarhumah setelah kedatangan Mahfud MD.

“Kami sekeluarga masih menunggu Pak Mahfud datang,” ujarnya.

Kabar pertama meninggalnya ibunda Mahfud MD diketahui langsung dari Mahfud MD melalui akun Instagram pribadinya, @mohmahfudmd.

Baca Juga: Eks Menko Polhukam Mahfud MD Cecar Kemenag Soal Aturan Makan dan Minum: Ini Agak Berlebihan

Dalam unggahannya, Mahfud membagikan foto tengah mencium tangan sang ibu dan menyampaikan perasaan dukanya.

“Engkau seorang Ibu yang hebat, selalu membimbing dan menyinari rumah kami. Hidupmu sederhana dan selalu jujur.

Tapi engkau Ibu pernah tak jujur kepadaku. Ketika aku sedang sakit, engkau selalu duduk di tepi tempat tidurku sampai tengah malam.

Ketika ditanya, ‘Apa Ibu tidak mengantuk? Tidak capek?’ tanyaku. ‘Tidak nak, saya tidak capek,’ jawabmu sambil mengompres dahiku dengan handuk hangat, padahal saya tahu engkau capek dan mengantuk,” tulisnya.

Baca Juga: Ibunda Dede Yusuf, Aktris Senior Indonesia Rahayu Effendi Wafat, Pernah Raih Festival Film Indonesia dan Aktif Bermain Teater

Dalam unggahan tersebut, Mahfud juga mengenang perjuangan sang ibu yang dengan rela harus menjual perhiasan demi pendidikan anak-anaknya.

“Ketika aku akan melanjutkan sekolah ke kota, engkau jual perhiasanmu, gelang dan kalungmu, untuk biaya sekolah dan kostku. Engkau bilang, ‘Ini untuk biaya sekolahmu, rajinlah belajar, jangan lupa salatmu,’” kenangnya.

Pesan duka Mahfud MD juga menuliskan harapan agar almarhumah bertemu ayahanda Mahfud, Mahmudin, yang sudah lebih dahulu wafat.

“Temuilah ayahku, abah Mahmudin, yang adalah suamimu. Beritahu pada ayah bahwa tugasmu menemani anak-anak dan cucu-cucu sudah selesai.

Ayah pasti menyambutmu dengan senyum dan sabar seperti yang biasa ditunjukkannya selama hidupnya kepada kita,” ungkap Mahfud. ***