POJOKSATU.id, JAKARTA – Ibu muda Yunita Sari Jambi ternyata baru buka rental Playstation (PS) selama 3 bulan belakangan. Sementara usaha jajan anak di rumahnya sudah 6 bulan berjalan.
Anak-anak usia 8 hingga 15 tahun yang menjadi korban pelecehan ibu muda Yunita Sari Jambi ini telah mencapai 17 orang selama 3 bulan belakangan.
Fakta usaha rental PS ini baru dibuka 3 bulan belakangan diungkap oleh Ketua RT 28, Kelurahan Rawasari, Kecamatan Alam Barajo, Helmi.
Helmi juga menyebut, YS dan suaminya sudah tinggal di kawasan tersebut sejak dua tahun lalu. Sementara, sekira enam bulan belakangan ia membuka warung jajanan anak.
Baca Juga :
Yunita Sari Anggraini Jambi Pernah Ladies Karaoke, Suka Aneh-aneh Kalau Mau Intim Sama Suami
Selain itu, kata Helmi, untuk usaha rental PS telah dijalankannya selama 3 bulan terakhir.
"Kalau soal pencabulan itu baru-baru inilah diketahuinya," sebut Helmi, Senin (6/2/2023).
Ketua RT ini juga menyebut YS Jambi sebagai orang yang tertutup dan tidak pernah bersosialisasi dengan tetangga.
"Tidak pernah keluar rumah, tidak seperti ibu-ibu yang lain (bersosialisasi dengan masyarakat). Kalau ibu-ibu biasanya kan kumpul, duduk-duduk di depan rumah. Nah si YS ini jarang," katanya.
Baca Juga :
Terungkap, Ibu Muda Yunita Jambi Paksa 2 Anak Lelaki Hubungan Intim Dengannya di Kamar
Menurut Helmi, tersangka kebanyakan berada di rumah karena mengurus usaha rental PlayStation dan menjual makanan.
Sehingga, Yunita Sari Anggraini dinilai jarang bersosialisasi dengan masyarakat.
"Kalau kesehariannya tidak ada yang aneh. Gaya nya ya itulah rambut pirang," jelas Helmi.
"Selama ini kami tidak ada kecurigaan. Sangat syok dan kesal juga terhadap kejadian ini di lingkungan saya," tambahnya.
Ibu muda Yunita Sari Jambi kini ditetapkan tersangka pencabulan 17 anak-anak dengan status ditahan. Dan saat ini sedang dibantarkan di RS Jiwa Provinsi Jambi. (ikror/pojoksatu)




