POJOKSATU.id — Pemerintah berkomitmen melaksanakan program makan bergizi gratis (MBG) untuk ibu hamil dan menyusui guna meningkatkan kualitas gizi masyarakat.

Program ini diutamakan untuk anak-anak sekolah, namun mulai diperluas untuk menjangkau ibu hamil (bumil) dan ibu menyusui (busui).

Juru Bicara Kantor Komunikasi Kepresidenan Republik Indonesia, Prita Laura, mengungkapkan bahwa saat ini pemberian makan bergizi gratis bagi bumil dan busui baru dilaksanakan seminggu sekali dan hanya di beberapa titik tertentu.

"Saat ini dilakukan makan bergizi gratis kepada ibu hamil dan ibu menyusui seminggu sekali. Karena memang kompleksitasnya juga cukup tinggi untuk menyediakan makan bergizi gratis," jelas Prita di Posyandu Anyelir 1, Ciracas, Jakarta Timur, Jumat (10/1/2025).

Baca Juga: Besok! Program Makan Bergizi Gratis atau MBG Presiden Prabowo Mulai Dilaksanakan 6 Januari 2025

Namun demikian, Prita menyatakan bahwa tidak menutup kemungkinan untuk pelaksanaan MBG bagi bumil dan busui dilakukan setiap hari. Hal ini sejalan dengan keinginan Presiden Prabowo Subianto.

"Ke depan, Presiden Prabowo menginginkan (MBG) dilakukan setiap hari. Intervensi makan bergizi gratis dilakukan setiap hari," ucapnya.

Program makan bergizi gratis bagi ibu hamil dan menyusui direncanakan mulai berjalan pada 20 Januari 2025.

Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga sekaligus Kepala BKKBN, Wihaji, mengonfirmasi hal ini.

Baca Juga: Beresiko Untuk Janin, Ini Deretan Buah Yang Dilarang Untuk Ibu Hamil

"Target pelaksanaan insya Allah dalam waktu dekat akan segera dikerjakan, rencana 20 Januari," katanya.

Wihaji menjelaskan bahwa pelaksanaan program ini merupakan hasil diskusi dengan Badan Gizi Nasional (BGN) yang telah menyepakati perjanjian kerja sama antara BKKBN dan BGN sebagai pelaksana program.

"Dalam waktu dekat ini akan ada penandatanganan perjanjian kerja sama antar kementerian tersebut," tambahnya.

Selain bumil dan busui, program ini juga akan menjangkau kelompok bayi dan anak kecil, mulai dari usia dua tahun, tiga tahun, hingga lima tahun.

Baca Juga: Pemkot Bandung Sosialisasikan 4 Pilar Gizi Seimbang untuk Cegah Masalah Gizi

"Insya Allah 10 persen dari makan bergizi gratis peruntukannya untuk ibu hamil dan menyusui, baduta, batita, serta balita," ujar Wihaji.

Data penerima program telah dikoordinasikan oleh BKKBN, memastikan pelaksanaan berjalan efektif.

Wihaji juga menegaskan bahwa program MBG untuk ibu hamil dan menyusui ini sejalan dengan program MBG untuk pelajar.

"Prinsipnya kami mendukung program tersebut secara bersama-sama," tutupnya. ***