POJOKSATU.ID- Keluarga korban Kenzha Walewongko (22) mahasiswa Universitas Kristen Indonesia (UKI) yang tewas dikeroyok, kini mempertanyakan hasil otopsi hingga 13 hari belum keluar.
“Kok Aneh, hasil otopsi terhadap adik kami yang tewas dikeroyok belum keluar. Ini sudah mau 2 minggu tapi belum ada info keluarnya hasil otopsi tersebut,” ucap abang korban, Victory Israel Walewongko saat dihubungi, Senin 17 Maret 2025.
Victory meminta kepada pihak kepolisian untuk bekerja secara profesional. Dan pihak keluarga meminta polisi harus buka hasil otopsi jika memang sudah ada dan jangan mengada - ngada tentang hasill otopsi jika memang sudah keluar.
Baca Juga: Sosok Umi Hartati, Anggota DPRD OKU Sumsel Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Korupsi Dinas PUPR
“Di sini keluarga juga ada kekhawatiran hasil otopsinya direkayasa. Kami juga siap makam adik kami dibongkar untuk mengungkap kasus kematian Kenzha,” tegasnya.
Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Timur, Komisaris Besar Polisi (Kombespol) Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Nicolas Ary Lilipaly mengatakan hingga saat ini hasii otopsi belum keluar dari rumah sakit.
“Belum keluar hasii otopsinya, dan saat ini sudah 35 orang diperiksa sebagai saksi,” singkatnya.
Sementara itu, Kenzaha Walewangko, 22, meninggal dunia di lahan parkir motor UKI, Cawang, Jakarta Timur, Selasa, 4 Maret 2025. Mahasiswa Fisipol UKI itu diduga tewas usai dikeroyok mahasiswa fakultas lain. ***



