POJOKSATU.id, TANGSEL - Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mulai membongkar lapak pedagang kaki lima (PKL) yang kerap berjualan di sepanjang Jalan Haji Usman, Ciputat, Tangerang Selatan.

Pedagang yang berjualan di badan jalan sedianya akan ditempatkan di gedung Pasar Ciputat yang baru rampung direnovasi secara bertahap.

Lurah Kecamatan Ciputat Iwan Pristiasya mengatakan, penertiban ini merupakan tindak lanjut dari perintah Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie. Rencananya, di sepanjang Jalan Haji Usman tak ada lagi PKL yang berjualan hingga membuat kemacetan.

"Hari keempat penertiban ini atas perintah Pak Wali Kota. Saat dipimpin pak Pilar kemarin, warga sepakat agar hak pengguna jalan dikembalikan. Untuk area yang ditertibkan adalah Jalan Haji Usman sampai dengan terowongan Pasar Ciputat," kata Iwan di Ciputat, Tangsel, Kamis (16/2/2023).

Untuk sementara, para pedagang masih boleh berjualan di pinggir Jalan Haji Usman pada pukul 18.00-06.00 WIB. Pemindahan pedagang belum bisa dilakukan sepenuhnya karena terbatasnya kapasitas gedung Pasar Ciputat.

"Kemarin sudah sepakat, PKL di Jalan Haji Usman ini boleh berjualan di malam hari. Mulai jam 18.00 WIB sampai pukul 06.00 WIB masih boleh berdagang, tapi tidak boleh juga dagang di ruas jalan," jelasnya.

Iwan mengatakan, pihaknya telah memberikan imbauan agar para pedagang mulai merapikan lapaknya sejak bulan lalu. Menurutnya, para pedagang kooperatif sehingga membuat proses relokasi berjalan lancar.

"Komunikasi sudah kita mulai hampir sebulan. Kita diskusi kita ngobrol, targetnya seminggu ini sudah rampung untuk penertiban PKL Haji Usman," tutupnya. (Fandi/Pojoksatu)