POJOKSATU.id - Polisi menemukan bukti jejak digital antara Hamka Rusdi (50) ayah anak yang ditemukan membusuk di Koja, Jakarta Selatan.

Jejak digital itu berupa komunikasi antara Hamka dengan keluarganya. Dalam komunikasi itu, Hamka mengutarakan keluhan.

Bukti tersebut menguatkan dugaan bahwa bos travel umroh itu menderita sakit sebelum meninggal dunia.

Baca Juga: Kutuk Keras Serangan Israel ke Gaza, Ini Pernyataan Resmi Presiden Jokowi

"Menurut jejak percakapannya dengan keluarga di gadget, sakit tenggorokan," ungkap Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Gidion Arif Setyawan.

Meski begitu penyidik tak mau gegabah dan masih terus melakukan penelusuran dan pendalaman.

Pasalnya polisi juga menemukan sejumlah bukti lain dalam olah TKP.

Baca Juga: Usai Makan Siang Bareng 4 Bacapres, Jokowi Perintahkan Kepala Daerah Tidak Memihak

Salah satunya adalah temuan adanya bercak darah di sekitar jenazah Hamka.

Padahal berdasarkan otopsi, sama sekali tidak ditemukan adanya luka terbuka pada tubuh korban.

"Ini kita perlu uji forensik lagi, karena banyak darah di sekitar korban tapi tidak ada luka terbuka secara kasat mata," bebernya.

Baca Juga: Tercatat Dalam Sejarah Islam, Inilah 6 Peristiwa Penting pada Bulan Rabiul Akhir

Bercak darah itu juga didapati penyidik menempel pada tubuh istri Hamka, NP (32).

"Ada bercak darah menempel di tubuhnya tapi itu bukan dari luka istrinya," ungkap Gidion.

Karena itu pihaknya masih harus melakukan pemeriksaan lebih lanjut terkait bercak darah tersebut.

Demikian juga soal milik siapa darah tersebut.

Baca Juga: Gegara Ajak Makan Siang 3 Bakal Capres, Jokowi Dipuji Waka TPN Ganjar Pranowo, Begini Katanya

"Harus tunggu dari forensiknya darah siapa. Kita belum pastikan, harus uji DNA," tuturnya.

Gidion juga mengungkap ada luka yang ditemukan pada jenazah AQ (2), anak korban.

Luka tersebut didapat pada bagian kening dan wajah.

Baca Juga: Identik dengan Horror, Ternyata Begini Asal Usul Sejarah Tradisi Halloween!

"Tidak tampak luka kasatmata. Ada luka di bagian wajah dan kening," ujar Gidion.

Hanya saja belum bisa dipastikan apakah luka yang pada jenazah AQ itu berkaitan dengan kematian korban atau tidak.

"Kita akan lakukan uji jaringan untuk melihat penyebab kematian," terang Gidion.

Baca Juga: Menyambut Malam Halloween dengan 7 Rekomendasi Film Horor Thailand, Berani Nonton?

Di sisi lain, satu-satunya saksi kunci dalam perstiwa ini tidak lain adalah NP.

"Satu-satunya saksi yang sangat kita harapkan dan mumpuni adalah istri," katanya.

Baca Juga: Merawat Bibir agar Cantik dan Sehat, Inilah Manfaat dan Resep Scrub Bibir Alami yang Bisa Kamu Buat Sendiri

Saat ini NP masih terus menjalani perawatan medis dan kejiwaan di RS Polri Kramat Jati.

Sehingga NP belum bisa dimintai keterangan.

Baca Juga: Sempat Ditutupi Jaket Hitam, Panji Gumilang Langsung Dijebloskan ke Lapas Kelas IIB Indramayu

"Kondisi psikologisnya belum memungkinkan untuk pendalaman. Mudah-mudah bisa segera terungkap,” tandas Gidion.***