POJOKSATU.ID – Kemenag telah menuntaskan distribusi 100 ton kurma pemberian dari Raja Arab Saudi, Salman bin Abdul Aziz.
Proses distribusi telah berlangsung sejak 21 Februari 2025 dan kini seluruh stok telah habis.
Kurma ini dikemas dalam bungkus berisi dua kilogram, dengan sepuluh bungkus dikemas dalam satu dus.
Baca Juga: PPG Daljab Angkatan I Kemenag Dimulai 10 Maret 2025, Simak Tahapannya!
Secara simbolis, kurma tersebut diserahkan oleh Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal Abdulah H. Amodi, kepada Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, dalam acara serah terima di Jakarta pada 14 Februari 2025.
Setelah itu, distribusi dilakukan kepada berbagai pihak sesuai dengan peruntukannya.
Distribusi kurma ini ditargetkan selesai sebelum Ramadan agar dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai makanan berbuka puasa.
Baca Juga: Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Calon PPPK Kemenag Tahap II Tahun Anggaran 2024
Antusiasme masyarakat terhadap pemberian ini sangat tinggi, sehingga stok yang tersedia langsung habis setelah pendistribusian dilakukan.
Kurma dari Raja Salman ini disalurkan kepada berbagai lembaga mitra seperti Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama, Dewan Masjid Indonesia (DMI), masjid, majelis ta’lim, pondok pesantren, serta Badan Wakaf Indonesia.
Selain itu, DPR juga menerima bagian untuk kemudian didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Baca Juga: Kemenag Umumkan Penyesuaian Data Guru Madrasah di EMIS GTK, Batas Akhir 14 Maret 2025!
Beberapa masyarakat juga datang langsung dengan membawa surat permohonan dari pengurus masjid atau lembaga pendidikan untuk memperoleh bagian dari bantuan ini.
Meski jumlah 100 ton terlihat besar, permintaan dari masyarakat sangat tinggi sehingga tidak semua pemohon bisa mendapatkan bagian.
Dengan habisnya stok yang tersedia, Kemenag berharap kurma yang telah dibagikan dapat memberikan manfaat, khususnya sebagai makanan berbuka puasa bagi masyarakat yang menerimanya.***




