POJOKSATU.id - Gerakan Anak Negeri berangkatkan gelombang kedua tim relawan bencana Sumatera untuk membantu penanganan pascabencana, Senin 1 Desember 2025 malam.

Tim kedua dengan 15 orang relawan ini terdiri dari tenaga kesehatan, tim Cimande, hingga petugas logistik.

Para relawan tersebut nantinya mendukung rombongan pertama yang sebelumnya telah berangkat pada Minggu, 30 November 2025 kemarin.

Koordinator Relawan Gelombang 2, Muhammad Indra, mengatakan pemberangkatan kedua ini merupakan respons cepat terhadap meningkatnya kebutuhan tenaga medis dan dukungan lapangan di titik-titik terdampak.

Baca Juga: Krisis BBM di Medan, Tim Advance Gerakan Anak Negeri Alami Kendala Masuk Lokasi Bencana Aceh Sumut Sumbar

Gelombang kedua ini difokuskan untuk memperkuat layanan medis, evakuasi, dan pemulihan kondisi para penyintas.

"Situasi di lapangan masih memerlukan dukungan, khususnya tenaga kesehatan dan perlengkapan dasar," ujar Muhammad Indra.

Adapun formasi Tim Gelombang 2 terdiri dari tenaga kesehatan yang diisi dr. Sahrul Zubiantoro, dr. Ramli Randan, dr. Budi Suarman.

Lalu Sugeng Wibisono, Pearl Diaz Ikhlas, Roni Trisnawan, Zulfa Muzayyanatul Millah, Resy Martin, Gunawan dan Adi Nurrohman Majid.

Baca Juga: Malam Ini Gerakan Anak Negeri Berangkatkan Tim Relawan untuk Bencana Aceh Sumut dan Sumbar, Pastikan Bantuan Tepat Sasaran

Sementara untuk tim Cimande diisi Muhammad Rangga Kusuma W, Kodir Wahyudin Irawan dan Muhammad Asep Syarif

Sedangkan untuk logistik akan dinahkodai Dalim Nurdin Bachrum.

"Total 1 koordinator, 3 dokter, 7 perawat, 3 tim Cimande, dan 1 personel supply," jelas dia.

Selain itu, relawan gelombang kedua juga membawa sejumlah bantuan penting untuk kebutuhan darurat di lokasi bencana,

"Tim membawa peralatan logistik seperti 3 karung selimut (50 pcs), 2 dus P3K Cimande, 3 dus obat-obatan, spanduk lapangan hingga Kantong jenazah," terangnya.

Menurut Indra, kebutuhan logistik terutama obat-obatan dan perlengkapan identifikasi jenazah masih sangat mendesak di sejumlah titik terdampak.

Relawan Gelombang 2 dijadwalkan langsung menuju posko induk Gerakan Anak Negeri begitu tiba di wilayah terdampak, sebelum selanjutnya disebar ke beberapa lokasi prioritas.***