POJOKSATU.id - Suasana Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, mendadak menjadi pusat perhatian ketika Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Ono Surono, muncul untuk memenuhi panggilan penyidik.

Kehadirannya pada Kamis pagi seolah menegaskan bahwa kasus suap ijon proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi terus bergerak ke arah yang lebih serius.

Para wartawan yang sejak pagi menunggu langsung mengarahkan sorot kamera ke langkah cepat politisi yang akrab disapa ONS itu.

Baca Juga: Mengenal Universitas Pertahanan RI, Fungsi, Program Studi, Sistem Pendidikan, dan Alasan Layak Jadi Pilihan Masa Depan

KPK memastikan bahwa pemeriksaan terhadap Ono dilakukan dalam kapasitasnya sebagai saksi.

Jubir KPK, Budi Prasetyo, membenarkan pemanggilan tersebut dan menyebutnya sebagai bagian dari pendalaman konstruksi perkara yang menjerat Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara dan sejumlah pejabat teknis di daerah tersebut.

“Hari ini Kamis (15/1), KPK menjadwalkan pemeriksaan terhadap saksi dugaan TPK terkait suap ijon proyek di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi,”.

Baca Juga: Mengenal Universitas Pertahanan RI, Fungsi, Program Studi, Sistem Pendidikan, dan Alasan Layak Jadi Pilihan Masa Depan

Kata Jubir KPK Budi Prasetyo dikuitp pojoksatu.id dari detiknews 15/1/2026.

“ONS Ketua DPD PDI-P Jawa Barat,” tambahnya.

Pemeriksaan terhadap tokoh politik level provinsi ini menandai babak baru penyidikan yang sebelumnya hanya berfokus pada pejabat teknis dan pihak swasta.

Baca Juga: Persaingan Kerja Ketat, Begini Cara Agar Pelamar Tetap Dilirik Perusahaan

Dalam beberapa pekan terakhir, penyidik bergerak cepat memeriksa berbagai pihak.

Termasuk pejabat dinas hingga pejabat pembuat komitmen yang disebut-sebut mengetahui adanya praktik ijon proyek bernilai miliaran rupiah.

Meski Ono tidak memberikan banyak komentar saat tiba, sumber internal menyebutkan bahwa penyidik menggali pengetahuannya terkait aliran uang dan hubungan antar pihak yang terlibat.

Kehadirannya di KPK memunculkan spekulasi baru di ruang publik mengenai seberapa jauh lingkaran kasus ini akan melebar.

Kasus ijon proyek di Bekasi sendiri mencuat setelah operasi tangkap tangan pada akhir 2025 yang menyeret Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara.

Baca Juga: Mengenal Universitas Pertahanan RI, Fungsi, Program Studi, Sistem Pendidikan, dan Alasan Layak Jadi Pilihan Masa Depan

Sejak itu, KPK menelusuri dugaan adanya fee proyek yang diberikan sebelum paket pekerjaan berjalan, sebuah praktik lama yang kembali terbongkar.

Pemeriksaan terhadap Ono Surono menjadi sinyal bahwa KPK tidak menutup kemungkinan untuk membuka lapisan-lapisan baru dalam perkara ini.

Publik kini menunggu, apakah langkah penyidik akan mengarah pada pihak lain, atau justru memperkuat bukti terhadap tersangka yang sudah ada.***