POJOKSATU.ID - Di tengah duka mendalam yang dirasakan masyarakat akibat bencana alam di sejumlah wilayah Sumatera dan Aceh, sebuah langkah nyata datang dari Gedung DPRD DKI Jakarta.

Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan, Hardiyanto Kenneth, menyatakan komitmennya menyumbangkan seluruh gaji dan tunjangan sebagai anggota dewan selama satu tahun penuh pada 2026.

Politisi yang akrab disapa Bang Kent itu menegaskan, keputusan tersebut bukan sekadar simbolik, melainkan bentuk tanggung jawab moral sebagai wakil rakyat.

Baca Juga: Menkeu Purbaya Keteteran! Kementerian dan Lembaga Ramai-ramai Minta Anggaran di Akhir Tahun

Ia menilai, jabatan publik harus diiringi dengan keberpihakan yang nyata, terlebih ketika masyarakat tengah menghadapi situasi krisis akibat bencana alam.

“Ketika rakyat kehilangan rasa aman dan harapan, maka sudah seharusnya pejabat publik hadir dan berbuat lebih,” ujar Bang Kent, dikutip pojoksatu.id dari detik.com.

Menurutnya, dana yang berasal dari gaji dan tunjangan tersebut akan difokuskan untuk membantu penanganan korban bencana, mulai dari fase darurat hingga proses pemulihan pascabencana.

Baca Juga: Menkeu Purbaya Keteteran! Kementerian dan Lembaga Ramai-ramai Minta Anggaran di Akhir Tahun

Ia berharap kontribusi tersebut dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak langsung, khususnya di wilayah Sumatera dan Aceh.

Bang Kent menilai, bencana bukan hanya persoalan daerah tertentu, melainkan ujian kemanusiaan yang harus dihadapi bersama.

Oleh karena itu, solidaritas lintas wilayah menjadi kunci utama dalam mempercepat pemulihan dan mengembalikan harapan warga.

Baca Juga: Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia Bangun 1.000 Rumah di Aceh, Ini Awal Kebangkitan untuk Korban Bencana

“Solidaritas dan gotong royong antardaerah adalah kekuatan bangsa ini. Tidak boleh ada yang merasa sendiri ketika bencana datang,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa langkah tersebut merupakan bentuk empati sekaligus ajakan moral kepada seluruh pemangku kepentingan, baik di tingkat pusat maupun daerah, untuk turut berkontribusi sesuai kemampuan masing-masing.

Baginya, kepedulian tidak selalu harus menunggu kebijakan besar, tetapi bisa dimulai dari tindakan personal yang konsisten.

Baca Juga: Tarif Diskon Tol Trans Jawa Nataru 2025-2026, Bayar Tol Jakarta–Semarang Dipangkas hingga 20 Persen, Cek Syarat dan Ketentuan

Sebagai wakil rakyat, Bang Kent mengaku kerap menerima aspirasi dan keluhan masyarakat terkait dampak bencana, mulai dari kehilangan tempat tinggal, keterbatasan logistik, hingga trauma psikologis.

Hal inilah yang mendorongnya mengambil keputusan tersebut.

“Bantuan ini diharapkan bisa membantu kebutuhan paling mendesak, seperti logistik, tempat tinggal sementara, hingga pemulihan kehidupan sosial masyarakat,” katanya.

Baca Juga: Viral! Gerai Tolak Uang Tunai, BI Ingatkan Rupiah Wajib Diterima di Semua Transaksi

Langkah yang diambil Bang Kent pun menuai apresiasi dari berbagai kalangan.

Banyak pihak menilai keputusan tersebut sebagai contoh konkret bagaimana pejabat publik seharusnya hadir di tengah krisis, tidak hanya lewat pernyataan, tetapi melalui aksi nyata.

Ke depan, Bang Kent berharap semangat kepedulian dan empati dapat terus tumbuh di kalangan pejabat dan masyarakat luas.

Baca Juga: Aceh Darurat Hunian, Mualem Sebut 200 Ribu Rumah Rusak Akibat Banjir dan Longsor

Menurutnya, bencana bisa datang kapan saja, namun kekuatan kemanusiaan akan selalu menjadi penopang utama dalam menghadapi setiap cobaan.***