POJOKSATU.ID - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menyampaikan rasa belasungkawa mendalam atas banjir besar yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Di tengah fokus pemerintah pada penanganan darurat, Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir.

Ia menegaskan bahwa pihaknya siap mengambil peran pada fase berikutnya pemulihan jangka menengah dan panjang bagi warga terdampak.

Baca Juga: Viral! Aksi Ngepel Zita Anjani Putri Zulkifli Hasan Disorot, Dari Profil Mentereng sampai Kritik Netizen

Erick menuturkan bahwa tahap pertama penanganan bencana tetap berada di tangan pemerintah pusat dan daerah, terutama terkait distribusi kebutuhan esensial seperti makanan, layanan kesehatan, pakaian, serta tempat pengungsian.

Sementara itu, Kemenpora akan masuk ketika kondisi dinilai mulai stabil dan warga sudah melewati fase kritis bantuan darurat.

Salah satu langkah yang dipersiapkan Kemenpora adalah penyaluran bantuan peralatan olahraga ke wilayah paling terdampak.

Baca Juga: Penggiat Anti Korupsi Desak Bareskrim Polri Tahan Tersangka Penipuan Lahan di Balerang Batam

Menurut Erick, kegiatan olahraga bukan sekadar hiburan, tetapi sarana pemulihan psikososial yang sangat dibutuhkan oleh penyintas, terutama anak-anak dan pemuda yang mengalami trauma akibat bencana.

Erick menjelaskan bahwa setelah menghadapi kejadian ekstrem dan kehilangan ruang interaksi, anak-anak perlu mendapatkan kembali aktivitas positif yang aman dan menyenangkan.

Peralatan olahraga dianggap dapat menjadi jembatan untuk mengembalikan rutinitas sehat, membangun kembali kebersamaan, serta mengurangi tekanan mental pascabencana.

Baca Juga: Viral Zita Anjani Ngepel Lumpur, Niat Bantu Warga Tapi Arah Pel Bikin Netizen Garuk Kepala!

Ia menegaskan bahwa pemulihan tidak selamanya berkutat pada pembangunan fisik, tetapi juga pemulihan kondisi batin warga yang terdampak.

Kondisi mental penyintas, kata Erick, sering kali luput dari perhatian, padahal dampaknya bisa berlangsung bertahun-tahun jika tidak ditangani.

Kemenpora sendiri sudah mulai menyiapkan anggaran tahun 2026 untuk memastikan distribusi peralatan olahraga ini bisa menjangkau wilayah yang paling membutuhkan.

Baca Juga: Eks Ketua DPRD Pasaman Tewas Tertimpa Alat Berat Saat Hendak Antar Bantuan Bencana Sumatera

Erick memastikan bahwa pendistribusian tidak asal kirim, melainkan disesuaikan dengan kebutuhan tiap daerah dan mempertimbangkan kondisi pascabencana secara komprehensif.

Di sisi lain, Erick menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pihak yang bergerak sigap dalam penanganan bencana, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, hingga para relawan.

Ia menyebut bahwa kerja cepat dan koordinasi menjadi kunci utama penyelamatan warga pada jam-jam krusial pertama.

Baca Juga: Gus Ulil Bantah Tambang Jadi Biang Bencana Sumatera, Sebut Wacana Zero Mining Sebagai Pandangan Keliru, Netizen pun Geram

Meski demikian, Erick kembali menekankan bahwa proses pemulihan pascabencana tidak boleh berhenti hanya pada perbaikan infrastruktur.

Menurutnya, pembangunan rumah, sekolah, dan fasilitas publik memang penting, tetapi memastikan masyarakat dapat bangkit secara mental adalah tantangan yang tidak kalah besar.

Melalui bantuan peralatan olahraga, Kemenpora berharap dapat menciptakan ruang baru bagi penyintas untuk kembali tersenyum, berinteraksi, dan menemukan semangat setelah melalui masa-masa traumatis.

Baca Juga: Sorotan Kunjungan Wamensos dan Wamen PUPR ke Lokasi Bencana Aceh Tenggara!

Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah untuk memastikan pemulihan berlangsung secara menyeluruh baik fisik, sosial, maupun psikologis.***