POJOKSATU.id - Arus mudik Lebaran 1447 Hijriyah mulai dipersiapkan serius.
Sebanyak empat pelabuhan di Provinsi Banten disiapkan untuk mengangkut pemudik dari Pulau Jawa menuju Sumatera.
Dari empat pelabuhan tersebut, satu di antaranya akan difungsikan sebagai pelabuhan cadangan.
Baca Juga: Mudik Gratis BUMN 2026, BNI Masih Buka Pendaftaran hingga 9 Maret, Berangkat 17 Maret, Ini Rutenya
Kapolda Banten, Hengki, mengatakan pihaknya telah melakukan pengecekan langsung ke sejumlah pelabuhan guna memastikan kesiapan sarana dan prasarana.
"Dari pagi tadi kita melakukan pengecekan empat pelabuhan yang ada di Provinsi Banten. Ini dalam rangka kesiapan memastikan kesiapan sarana prasarananya," ujarnya, Rabu 4 Maret 2026.
Pembagian Fungsi Empat Pelabuhan
Empat pelabuhan yang disiapkan yakni Pelabuhan Bandar Bakau Jaya (BBJ) Bojonegara, Pelabuhan Ciwandan, Pelabuhan Pelindo 2 Ciwandan, Krakatau Bandar Samudra, serta ASDP Indonesia Ferry Cabang Merak.
Baca Juga: Liburan Keluarga ke Bali Lebih Nyaman dengan Transportasi yang Fleksibel
Menurut Hengki, masing-masing pelabuhan memiliki peruntukan berbeda guna mengurai kepadatan kendaraan saat puncak arus mudik.
Pelabuhan Bandar Bakau Jaya (BBJ) di Bojonegara, Kabupaten Serang, diperuntukkan khusus bagi kendaraan truk sumbu tiga ke atas atau golongan 7, 8, dan 9.
"Tapi kita selalu siapkan termasuk kesiapan dermaga-dermaga, kita koordinasi dalam hal kesiapan kapal yang akan melayani baik Bojonegoro BBJ yang akan melayani sumbu 3 golongan 7, 8, 9," kata dia.
Baca Juga: Pemadanan NIK Jadi NPWP Dipercepat, Ini Cara Validasi di DJP Online dan Risikonya Jika Belum Sinkron
Sementara itu, di Pelabuhan Merak, layanan difokuskan untuk pejalan kaki, kendaraan pribadi, dan bus. Adapun truk sembako serta kendaraan roda dua akan diberangkatkan melalui Pelabuhan Ciwandan.
Pelabuhan Pelindo 2 Ciwandan akan melayani kendaraan truk golongan 5B dan 6B serta kendaraan roda dua. Sedangkan Krakatau Bandar Samudra disiapkan sebagai pelabuhan kontingensi.
"Sedangkan Krakatau Bandar Samudra itu kontigensi ketika kendaraan golongan 5 dan 6D itu kalau memang sangat padat sampai JLS tingkat selatan maka kita akan alihkan ke Krakatau Bandar Samudra," ucap Hengki.
Skema pembagian ini diharapkan mampu mengurai antrean panjang kendaraan yang kerap terjadi saat puncak arus mudik menuju Sumatera.
81 Kapal Disiagakan
Di sisi lain, pemerintah juga memastikan kesiapan armada kapal penyeberangan. Sebanyak 81 kapal akan dikerahkan untuk melayani angkutan mudik
Lebaran 2026 di tiga pelabuhan utama Banten, yakni Merak, Ciwandan, dan Bandar Bakau Jaya.
Baca Juga: Stimulus Ramadan 2026 Digelontorkan, Ini Jadwal Penyaluran Bantuan Pangan,Sasar 35 Juta Keluarga
Direktur Lalu Lintas Jalan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Rudi Irawan, menyampaikan bahwa seluruh armada dipastikan dalam kondisi layak operasi.
"Saat ini 81 kapal disiapkan, di mana untuk Pelabuhan Merak; 57 kapal. Di mana ramp check untuk memastikan kelayakan kapal telah dilakukan," ujar Rudi, Kamis, 26 Februari 2026.
Ramp check dilakukan untuk memastikan standar keselamatan pelayaran terpenuhi, mulai dari kondisi mesin, alat keselamatan, hingga kelengkapan dokumen kapal.
Baca Juga: Menu Buka Puasa Ternyata Pengaruhi Kesehatan Kulit, Ini Saran Dosen IPB
Posko Siaga 24 Jam
Tak hanya menyiapkan pelabuhan dan kapal, aparat kepolisian juga mendirikan sejumlah posko di sepanjang jalur mudik menuju empat pelabuhan tersebut. Posko akan dijaga 24 jam oleh personel gabungan dari berbagai instansi.
"Semua kita siapkan antisipasi bencana yang akan kita gelar di pos yang ada di sini. Pos terpadu penanggulangan bencana termasuk banjir maupun laka laut dan sebagainya," ujarnya.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi antisipasi berbagai kemungkinan, mulai dari kemacetan panjang, kecelakaan lalu lintas, hingga potensi gangguan cuaca ekstrem. ***




