POJOKSATU.ID- Karir Eko Hendro Purnomo alias Eko Patrio terus melesat, bahkan dirinya sempat diisukan masuk kabinet Prabowo-Gibran

Namun, kemarin nama Eko Patrio resmi diumumkan sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PAN, pada Senin (30/9) oleh Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan alias Zulhas

Sebagai mantan grup Patrio, tentunya nama Komedian Eko Patrio sudah tak asing lagi di hadapan publik

Selama perjalanan karir politiknya, Eko Patrio telah empat kali lolos melenggang ke Senayan dengan menduduki posisi sebagai anggota DPR RI periode 2009-2014, 2014-2019, 2019-2024, dan 2024-2029.

Baca Juga: 3 Tokoh Ini Menolak Jadi Menteri Prabowo, Salah Satunya Adik Kandung Prabowo, Punya Pilihan Sendiri, Simak Alasan Mereka

Perjalanan karier politik

Sebagai anggota DPR dari Fraksi PAN, Eko Patrio kembali terpilih untuk periode 2024-2029. Selain menjadi Sekjen PAN, Eko juga menjabat sebagai Ketua DPW PAN DKI Jakarta dan sempat disebut sebagai calon potensial dalam bursa Pilgub Jakarta sebelum partainya mengusung Ridwan Kamil-Suswono.

Dengan aset yang signifikan dan karier politik yang terus berkembang, Eko Patrio tak hanya dikenal sebagai artis, tetapi juga sebagai tokoh politik yang memiliki pengaruh besar di kancah nasional.

Partai Amanat Nasional atau PAN menunjuk Eko Hendro Purnomo alias Eko Patrio sebagai sekretaris jenderal (sekjen) baru. Eko menggantikan Eddy Soeparno.

"Iya (benar), sudah disampaikan Pak Zul ya jadi memang hasil kongres kemarin akan ada perubahan di dalam struktur kepengurusan DPP PAN dan Pak Zulkifli Hasan selaku Ketua Umum telah menetapkan Mas Eko Hendro Purnomo sebagai Sekretaris Jenderal menggantikan saya," kata mantan Sekjen PAN Eddy Soeparno di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (30/9).

Baca Juga: Jabar Bidik Nol Persen Kemiskinan Ekstrem, Herman Suryatman Ajak Semua Pihak Bersinergi

Eddy menyebut pergantian posisi sekjen adalah bagian regenerasi dan semangat mengusung anak muda.

"Alhamdulillah ada pergantian yang sifatnya regeneratif. Jadi Mas Eko menggantikan posisi saya yang sudah saya jabat selama 10 tahun. Saya rasa semangat yang dibawa Mas Eko juga ada semangat kemudaan, semangat perjuangan," kata Eddy.

Menurut Eddy, dia akan kembali menduduki kursi di DPP PAN sebagai salah satu Wakil Ketua Umum DPP PAN.

"Insyallah nanti saya akan menjadi salah seorang di antara wakil ketua umum yang ada. Nanti tugas apapun sebagai wakil ketua umum nanti akan diumumkan di PAN sendiri," pungkas Eddy.

Lantas, berapa harta kekayaan yang dimiliki nya? Berikut adalah data jumlah total harta kekayaan Eko Patrio yang dihimpun dari elhkpn.kpk.go.id yang dilaporkan pada 2 September 2024 untuk periode laporan 2023.

Baca Juga: Herman Khaeron Terpilih Kembali Sebagai Anggota DPR RI, Komitmen Tinggi untuk Kesejahteraan Rakyat

Berikut rincian harta kekayaan Eko Patrio berdasarkan LHKPN

Tanah dan Bangunan: Rp 166,03 Miliar

Eko Patrio memiliki sejumlah properti yang tersebar di berbagai wilayah, termasuk Jakarta, Nganjuk, Karangasem, dan Bogor. Berikut adalah beberapa rincian properti miliknya:

Tanah dan bangunan di Jakarta Timur senilai Rp 32,87 miliar.

Tanah di Jakarta Timur dengan luas 2.280 m², senilai Rp 15,97 miliar.

Tanah seluas 11.470 m² di Bogor, senilai Rp 14,29 miliar.

Properti di Jakarta Selatan yang mencapai Rp 70 miliar.

Selain properti, Eko Patrio juga memiliki sejumlah kendaraan mewah, di antaranya:

Toyota Alphard Minibus Tahun 2003 senilai Rp 200 juta.

Jeep Rubicon Tahun 2023 senilai Rp 2,015 miliar.

Subaru BRZ dan Mini Cooper yang totalnya mencapai lebih dari Rp 1 miliar.

Harta Bergerak Lainnya: Rp 1,21 Miliar

Surat Berharga: Rp 0

Kas dan Setara Kas: Rp 8,44 Miliar

Harta Lainnya: Rp 1,71 Miliar

Total Harta Kekayaan Eko Patrio setelah menghitung keseluruhan aset dan dikurangi hutang sebesar Rp51,46 miliar, total kekayaan bersih mencapai Rp131,52 miliar. ***