POJOKSATU.ID - Kebakaran hebat melanda sebuah usaha rental mobil sekaligus bengkel di Kota Depok, Jawa Barat.
Peristiwa tersebut terjadi pada dini hari dan menghanguskan bangunan beserta sejumlah kendaraan yang terparkir di lokasi.
Kerugian akibat insiden ini ditaksir mencapai Rp1,5 miliar.
Bagi pembaca yang ingin ikut mengambil peran, silakan membuka tautan donasi melalui teks ini ==> Gerakan Anak Negeri
“Diperkirakan total kerugian sekitar Rp1,5 miliar,” ujar Made, dikutip pojoksatu.id dari Liputan 6.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebakaran terjadi di kawasan Bojongsari, Depok.
Api diduga muncul akibat korsleting listrik dari instalasi di dalam bangunan. Kobaran api dengan cepat membesar dan melahap area bengkel serta kantor rental mobil sebelum akhirnya berhasil dipadamkan oleh petugas.
Baca Juga: Cerita Ruko Terra Drone yang Menelan 22 Korban Jiwa, Ternyata Tak Pernah Dilakukan Perawatan Rutin Selama PenyewaanBaca Juga: Cerita Ruko Terra Drone yang Menelan 22 Korban Jiwa, Ternyata Tak Pernah Dilakukan Perawatan Rutin Selama Penyewaan
Warga sekitar mengaku sempat melihat percikan api sebelum kebakaran membesar.
Api kemudian menjalar dengan cepat karena di lokasi terdapat bahan mudah terbakar serta kendaraan yang sedang terparkir.
Situasi tersebut membuat warga panik dan segera melaporkan kejadian ke petugas pemadam kebakaran.
Baca Juga: Ramai Bantuan Malaysia Disorot, Tito Tegaskan Nilainya Kecil Dibanding Anggaran pemerintah Indonesia
Petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi langsung melakukan upaya pemadaman.
Beberapa unit mobil pemadam dikerahkan untuk mengendalikan api agar tidak merembet ke bangunan lain di sekitarnya. Setelah berjibaku selama beberapa waktu, api akhirnya berhasil dipadamkan.
Akibat kebakaran ini, sedikitnya empat unit mobil dilaporkan hangus terbakar.
Baca Juga: Terungkap Lahan 93 Ribu Hektare yang Dikaitkan dengan Prabowo Ternyata Konsesi Negara, Ini Datanya
Selain kendaraan, bangunan rental mobil dan bengkel juga mengalami kerusakan parah. Sejumlah peralatan bengkel serta dokumen usaha tidak dapat diselamatkan.
Pihak kepolisian yang datang ke lokasi langsung melakukan pengamanan dan memasang garis polisi.
Dugaan awal, kebakaran dipicu oleh korsleting listrik, namun penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kejadian tersebut.
Baca Juga: TPG Tak Kunjung Cair Jelang Tutup Tahun, Guru Resah dan Mulai Pertanyakan Kepastian Pembayaran
Pemilik usaha mengaku terpukul atas peristiwa ini. Selain kehilangan kendaraan dan bangunan, aktivitas usaha terpaksa berhenti total.
Kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp1,5 miliar, mencakup kerusakan bangunan, kendaraan, serta peralatan bengkel.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Namun, insiden ini menjadi pengingat serius bagi pelaku usaha untuk selalu memastikan keamanan instalasi listrik, terutama di lokasi yang menyimpan kendaraan dan peralatan berisiko tinggi.
Baca Juga: 10 Rekomendasi Oleh-Oleh dan Kuliner Viral Semarang yang Wajib Diburu Saat Liburan Akhir Tahun
Kebakaran akibat korsleting listrik masih menjadi salah satu penyebab utama insiden serupa di kawasan perkotaan.
Kurangnya perawatan instalasi dan beban listrik berlebih kerap memicu percikan api yang berujung pada kebakaran besar.
Pihak berwenang mengimbau masyarakat dan pelaku usaha untuk rutin melakukan pengecekan instalasi listrik guna mencegah kejadian serupa terulang.
Penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan untuk memastikan tidak ada faktor lain yang memicu kebakaran tersebut.***




