POJOKSATU.ID - Di tengah isu Luhut gantikan Airlangga Hartarto, Ketua DPP PDIP Puan Maharani mendatangi kediaman Ketua Umum Partai Golkar itu.

Airlangga terlihat menunggu kedatangan Puan Maharani di kediamannya, di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis 27 Juli 2023 sore.

"Ada pertemuan dengan Mbak Puan," kata Airlangga kepada wartawan yang sudah menunggu di lokasi.

Baca Juga: Jauh-jauh Delegasi Al Hilal Terbang ke Paris, Tak Disangka Begini Respon Kylian Mbappe

Sebelumnya, Airlangga sudah bertemu dengan Puan Maharani pada Sabtu, 8 Oktober 2022 lalu.

Saat itu, pertemuan dibalut dengan agenda berolahraga di Kawasan Silang Monas, Jakarta Pusat.

Ditanya soal agenda pertemuan dengan Puan, Airlangga terang-terangan menyatakan ada hubungannya dengan politik.

Baca Juga: Skandal Dugaan Korupsi Proyek PJU Karawang Seret Nama Oknum Anggota DPRD

"Kalau (bertemu) Mbak Puan, pasti bicaranya, kan, politik," kata dia.

Untuk diketahui, sebelum pertemuan ini, Puan Maharani lebih dulu bertemu dengan Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar.

Pertemuan Airlangga dan Cak Imin itu dilakukan siang tadi.

Baca Juga: Jadi Korban Pemukulan Saat Liput Diskusi GMPG Partai Golkar, Jurnalis Televisi Lapor ke Polda Metro Jaya

Pertemuan antara Puan dan Cak Imin digelar di rumah dinas di Jalan Widya Chandra, Jakarta Selatan.

Sama halnya dengan Airlangga, PKB memastikan pertemuan dengan Puan itu tidak lain untuk membicarakan hal terkait politik.

Di sisi lain, Partai Golkar diterpa isu keretakan soliditas.

Baca Juga: Sejak Kasus Kabur dari Karantina Covid, Rachel Vennya Merasa Satu Negara Membencinya Sampai Sekarang

Itu setelah muncul usulan Luhut gantikan Airlangga Hartarto sebagai Ketua Umum Partai Golkar.

Selain Luhut, juga muncul nama Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo.

Baik Luhut maupun Bamsoet, dinilai merupakan sosok yang cukup pas untuk menggantikan Airlangga Hartarto.

Baca Juga: Hasil Japan Open 2023: Jonatan Christie Akhirnya Bisa Revans Atas Wakil Tiongkok

Bahkan pendapat itu juga sudah disampaikan sejumlah politisi senior Partai Golkar.

Hal ini bermula dari bocoran keputusan Dewan Pakar Partai Golkar yang ingin mengevaluasi kepemimpinan Airlangga.

Salah satu pertimbangannya, elektabilitas Airlangga yang masih rendah ketika Pilpres 2024 semakin dekat.

Baca Juga: Dosen UMY Blak-blakan Ungkap Keseharian dan SIfat Asli Redho Tri Agustian, Semua Langsung Buyar

Padahal Airlangga juga sudah diplot Partai Golkar sebagai calon presiden.

Sementara isu 'pelengseran' Airlangga Hartarto itu disebut-sebut akan dilakukan melalui Musyawarah Nasional Luar Biasa atau munaslub.

Isu pergantian Airlangga ini makin menguat dan panas setelah Airlangga terseret dalam kasus korupsi CPO minyak goreng.

Baca Juga: Keren, Ada Taeyang BIGBANG, Ini Lengkap Daftar Artis Line-up LMAC MUSICFORALL FEST di Bogor

Terakhir, Kejaksaan Agung bahkan sudah memanggil dan melakukan pemeriksaan terhadap Menteri Menko Perekonomian tersebut.

Airlangga sendiri mendadak irit bicara ketika disinggung soal isu kemungkinan akan adanya munaslub.

Dia juga membantah bahwa partai yang ia pimpin tengah terbelah.

Baca Juga: Nikmati Akhir Pekan Bersama Lagu-lagu Glenn Fredly di The Alana Hotel & Conference Center - Sentul City

Sebaliknya, dia menegaskan bahwa Partai Golkar solid luar dan dalam.

Dia juga singkat menegaskan bahwa tidak akan ada munaslub Partai Golkar untuk melengserkan dirinya.

Sementara, Luhut Binsar Pandjaitan sendiri enggan berbicara banyak soal isu dirinya menggantikan Airlangga Hartarto sebagai Ketua Umum Partai Golkar.

Baca Juga: Anak Ferdy Sambo Lulus Akpol, Polri Diminta Pertimbangkan Penugasan Tribrata Putra ke Kampung Brigadir Joshua

Meski dirinya banyak disuarakan sejumlah politisi senior Partai Golkar, Luhut tidak terlalu memikirkannya.

"Kita lihat sajalah. Saya enggak terlalu ngurusin itu, kok," ucap Luhut kepada wartawan, di Menara Danareksa, Jakarta, Senin 24 Juli 2023.

Demikian juga ketika ditanya perihal kans dirinya jadi orang nomor satu di partai berlambang pohon beringin itu.

Baca Juga: Profil Alshad Ahmad, Mantan Tiara Andini Yang Kena Kontroversi Karna Pelihara Satwa Liar

Lagi-lagi, Luhut tidak mau memberikan jawaban pasti.

"Kita lihat nanti, lah," singkat Luhut menanggapi kans dirinya menggantikan Airlangga Hartarto.***