POJOKSATU.id - Perjalanan karier Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut selama ini dikenal sebagai salah satu kisah paling menonjol dari kalangan muda Nahdlatul Ulama (NU).
Lahir dari keluarga pesantren, aktif sejak mahasiswa, hingga menduduki kursi Menteri Agama, nama Gus Yaqut selalu berada dalam sorotan publik.
Namun kini, sorotan itu berubah tajam setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkannya sebagai tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji 2024.
Baca Juga: TPG ASN 2026 Setara 1 Kali Gaji, Berapa Tunjangan Guru PPPK Paruh Waktu?
Penetapan itu menjadi pukulan besar mengingat pengaruh Gus Yaqut selama ini cukup kuat di organisasi NU maupun pemerintahan.
Publik yang sebelumnya mengenalnya sebagai simbol moderasi dan reformasi kebijakan keagamaan kini justru menyaksikan babak baru yang jauh berbeda.
Lahir dari Keluarga Pesantren Berpengaruh
Baca Juga: Gus Alex Resmi Tersangka! Stafsus Kepercayaan Menag Ikut Diseret KPK
Gus Yaqut lahir di Rembang, Jawa Tengah, sebagai putra dari K.H. Muhammad Cholil Bisri, tokoh kharismatik NU sekaligus salah satu pendiri Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Sejak kecil, ia berada dalam lingkungan pesantren Raudlatut Thalibin, tempat ia tumbuh dan berinteraksi dengan iklim keagamaan yang kuat.
Jaringan keluarga dan pengalaman sosial keagamaan itulah yang kemudian membentuk karakternya.
Baca Juga: Masuk Pekan Kedua Januari, Kapan Gaji PPPK Paruh Waktu Dibayarkan?
Tidak heran, aktivitas organisasi menjadi ruang awal yang membukakan jalan politiknya.
Aktivis PMII hingga GP Ansor
Karier organisasinya dimulai saat terlibat dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII).
Dari sana, namanya semakin menonjol ketika masuk GP Ansor, badan kepemudaan terbesar di NU.
Baca Juga: Masuk Pekan Kedua Januari, Kapan Gaji PPPK Paruh Waktu Dibayarkan?
Gus Yaqut kemudian terpilih sebagai Ketua Umum GP Ansor dan menjadikannya salah satu tokoh muda paling berpengaruh dalam tubuh NU.
GP Ansor di masa kepemimpinannya banyak mengangkat isu toleransi, moderasi beragama, dan peran anak muda dalam menjaga kebinekaan.
Langkah-langkah itu ikut melambungkan popularitasnya di tingkat nasional.
Baca Juga: TPG ASN 2026 Setara 1 Kali Gaji, Berapa Tunjangan Guru PPPK Paruh Waktu?
Masuk DPR hingga Jadi Menteri Agama
Kiprahnya semakin lebar ketika dipercaya menjadi anggota DPR RI dari PKB.
Posisi itu menjadi batu loncatan menuju jabatan puncak karier politiknya Menteri Agama dalam Kabinet Indonesia Maju yang diumumkan Presiden Joko Widodo pada akhir 2020.
Sebagai Menag, Gus Yaqut menjadi figur yang sering muncul dalam berbagai pernyataan strategis.
Baca Juga: TPG ASN 2026 Setara 1 Kali Gaji, Berapa Tunjangan Guru PPPK Paruh Waktu?
Mulai dari isu toleransi antarumat beragama, penataan rumah ibadah, hingga kebijakan besar soal penyelenggaraan haji.
Dalam tiga tahun masa jabatannya, ia menjadi salah satu menteri yang paling banyak disorot publik.
Namun keputusan-keputusan yang melekat pada jabatannya, terutama terkait kebijakan haji, kini justru memicu badai baru.
Terseret Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024
Awal Januari 2026, KPK menetapkan Gus Yaqut sebagai tersangka dalam dugaan korupsi pengelolaan kuota haji 2024.
Selain dirinya, mantan stafsusnya Ishfah Abidal Aziz atau Gus Alex juga ikut ditetapkan tersangka.
Baca Juga: TPG ASN 2026 Setara 1 Kali Gaji, Berapa Tunjangan Guru PPPK Paruh Waktu?
Penyidik KPK menelusuri dugaan penyimpangan dalam pembagian tambahan kuota 20.000 jemaah.
Pemeriksaan saksi, analisis dokumen, serta pencegahan bepergian ke luar negeri dilakukan sebelum akhirnya menetapkan status tersangka.
KPK menyatakan proses penahanan akan ditentukan setelah seluruh administrasi penyidikan lengkap.
Baca Juga: TPG ASN 2026 Setara 1 Kali Gaji, Berapa Tunjangan Guru PPPK Paruh Waktu?
Kasus ini mengejutkan banyak pihak, terutama karena kebijakan haji adalah salah satu program yang paling sering dibawa Gus Yaqut ke ruang publik sejak ia menjabat.
Kini, keputusan itu justru menjadi pintu masuk penyidikan kasus korupsi.
Momen Penentu Karier Politik
Baca Juga: Unduh Pedoman Uji Kompetensi Keahlian SMK Tahun 2026, Ini Panduan Lengkapnya
Penetapan sebagai tersangka menjadi titik balik terbesar dalam perjalanan politik Gus Yaqut.
Dari tokoh muda NU yang menanjak cepat, ia kini menghadapi proses hukum yang bisa menentukan masa depannya di politik nasional.
Publik menunggu bagaimana proses ini berkembang, sementara jejak panjang kariernya dari pesantren hingga kursi menteri kini dipertanyakan kembali dalam perspektif baru.***




