POJOKSATU.id — Presiden Prabowo Subianto secara resmi melantik 961 kepala daerah terpilih hasil Pilkada Serentak 2024 dalam sebuah prosesi di Istana Kepresidenan Jakarta pada Kamis, 20 Februari 2025.
Para pejabat yang dilantik berasal dari 481 daerah dari total 505 daerah yang menyelenggarakan pemilihan kepala daerah.
Sementara itu, beberapa daerah lainnya masih menunggu proses pelantikan karena hasil pemilihannya tengah dalam sengketa di Mahkamah Konstitusi (MK).
Dalam pelantikan ini, sebanyak 33 gubernur dan wakil gubernur, 363 bupati, 362 wakil bupati, serta 85 wali kota dan wakil wali kota resmi menjabat.
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Papua Barat menetapkan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur, Dominggus Mandacan-Mohamad Lakotani (DoaMu), sebagai pemenang Pilkada 2024 dengan perolehan 269.245 suara sah.
Sementara itu, kotak kosong memperoleh 20.643 suara sah.
Keputusan ini tercantum dalam Keputusan KPU Papua Barat Nomor 337 Tahun 2024 serta Berita Acara Nomor 486/PL.02-BA/92/2024.
"Pasangan Dominggus Mandacan-Mohamad Lakotani meraih 92,88 persen dari total suara sah, sedangkan kotak kosong memperoleh 7,12 persen," kata Ketua KPU Papua Barat, Paskalis Semunya.
Daftar Kepala Daerah Terpilih di Papua Barat
Gubernur dan Wakil Gubernur
- Papua Barat: Dominggus Mandacan - Mohamad Lakotani
Bupati dan Wakil Bupati
- Pegunungan Arfak: Dominggus Saiba - Andy Salabai
- Manokwari: Hermus Indou - H. Mugiyono
- Fakfak: Samaun Dahlan - Donatus Nimbitkendik
- Kaimana: Hasan Achmad - Isak Waryensi
- Teluk Bintuni: Yohanis Manibuy - Joko Lingara
- Teluk Wondama: Elysa Auri - Anthonius A. Maran
- Manokwari Selatan: Bernard Mandacan - Mesak Inyomusi
Ketua KPU Papua Barat, Paskalis Semunya, juga menjelaskan bahwa jumlah pemilih di tujuh kabupaten yang menggunakan hak pilih dalam Pilkada 2024 mencapai 298.858 pemilih dari total daftar pemilih tetap sebanyak 376.548 orang.
Dari jumlah tersebut, 189.621 adalah pemilih laki-laki, sementara 186.927 adalah pemilih perempuan.
Lebih lanjut, dari total suara yang masuk, 289.888 suara dinyatakan sah, sedangkan 8.970 suara tidak sah.
Partisipasi pemilih tersebar di berbagai wilayah, termasuk Manokwari, Manokwari Selatan, Pegunungan Arfak, Teluk Bintuni, Teluk Wondama, Kaimana, dan Fakfak.
Dominggus Mandacan menegaskan komitmennya untuk meningkatkan akses pendidikan dan kesehatan di Papua Barat sebagai kelanjutan dari program periode pertamanya.
"Program Papua Barat Cerdas merupakan upaya memperluas akses bagi generasi muda asli Papua yang selama ini menghadapi kendala biaya pendidikan," ungkapnya.
Program ini bertujuan menekan angka putus sekolah di beberapa daerah yang disebabkan keterbatasan ekonomi, dengan pelaksanaan berbasis data.
Selain itu, pasangan DoaMu juga berencana merealisasikan program Kartu Papua Barat Sehat dengan menambah jumlah fasilitas kesehatan masyarakat hingga ke pelosok daerah.
Program ini akan mempermudah masyarakat asli Papua Barat mendapatkan layanan kesehatan sekaligus memperkuat program BPJS Kesehatan yang diselenggarakan oleh pemerintah pusat.
Dominggus Mandacan dan Mohamad Lakotani menegaskan bahwa dalam 100 hari kerja pertama, mereka akan memaksimalkan implementasi program Kartu Papua Barat Cerdas dan Kartu Papua Barat Sehat demi kesejahteraan masyarakat Papua Barat. ***




