POJOKSATU.id — Mahkamah Konstitusi (MK) telah menolak tiga gugatan sengketa hasil Pilkada 2024 di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara).
Adapun tiga daerah yang permohonannya ditolak oleh MK adalah Kabupaten Nunukan, Kabupaten Tana Tidung, dan Kota Tarakan.
Keputusan ini membuka jalan bagi enam pasangan kepala daerah terpilih di Kaltara untuk dilantik secara resmi pada 20 Februari 2025.
Pelantikan tersebut dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta. Setelah dilantik, para kepala daerah akan mengikuti program pembekalan di Akademi Militer (Akmil) Magelang hingga 28 Februari 2025.
Pelantikan ini merupakan bagian dari gelombang pelantikan kepala daerah secara nasional.
Dari 505 daerah yang menyelenggarakan Pilkada 2024, sebanyak 481 daerah telah melantik kepala daerah terpilih, mencakup 33 gubernur dan wakil gubernur, 363 bupati, 362 wakil bupati, serta 85 wali kota dan wakil wali kota.
Sementara itu, beberapa daerah lainnya di Indonesia masih menunggu pelantikan karena hasil pemilihannya tengah dalam proses sengketa di MK.
Daftar Kepala Daerah Terpilih Provinsi Kalimantan Utara
Gubernur dan Wakil Gubernur:
- Provinsi Kalimantan Utara: H. Zainal A. Paliwang - Ingkong Ala
Bupati dan Wakil Bupati:
- Kabupaten Bulungan: Syarwani - Kilat
- Kabupaten Malinau: Wempi W Mawa - Jakaria
- Kabupaten Nunukan: H. Irwan Sabri - Hermanus
- Kabupaten Tana Tidung: Ibrahim Ali - Sabri
Wali Kota dan Wakil Wali Kota:
- Kota Tarakan: Khairul - Ibnu Saud
Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltara, Zainal A Paliwang dan Ingkong Ala, yang mengusung jargon "ZIAP," berhasil memperoleh 194.021 suara sah dalam pemilihan.
Setelah resmi dilantik, Gubernur Kaltara menggelar malam ramah tamah di Jakarta bersama tokoh dan masyarakat Kaltara.
Dalam kesempatan tersebut, Zainal A. Paliwang mengungkapkan rasa harunya atas antusiasme masyarakat yang hadir.
"Saya sendiri juga tidak menyangka kalau yang datang bukan hanya masyarakat Kaltara saja. Tapi ada juga mahasiswa dan mahasiswi Kaltara yang berkuliah di sini.
Bahkan ada juga masyarakat Kaltara yang menetap di Jakarta dan datang ke acara ini. Tentu saya sangat berterima kasih atas sambutan mereka," ujar Paliwang.
Dalam pertemuan itu, Paliwang juga memberikan pesan kepada masyarakat agar tidak ragu untuk mengingatkannya jika ada janji kampanye yang belum terealisasi selama masa jabatannya.
Ia menegaskan bahwa janji politik adalah amanah yang harus dituntaskan.
"Ada ratusan titik yang saya dan Pak Ingkong Ala datangi saat kampanye, dan di setiap titik, kami memiliki janji untuk melaksanakan program di sana.
Sehingga mohon ingatkan saya jika ada janji yang terlewatkan. Karena bagaimana pun, saya juga manusia biasa yang bisa lupa. Saya tidak ingin ada janji yang menjadi utang tak terbayarkan," tegasnya.
Pada periode kedua pemerintahannya sebagai Gubernur Kaltara, Paliwang berkomitmen untuk menuntaskan program-program yang belum selesai pada periode pertama, demi mewujudkan pembangunan yang lebih merata di Kaltara.***




