POJOKSATU.id, JATENG—Teman mendaki Ali Syafiq siswa SMAN 5 Magelang yang hilang di Gunung Slamet mulai buka suara terkait kejadian di sana.

Himawan Choidar Bahran, teman mendaki Ali Syafiq, yang akrab disapa Dar ini masih mendengar panggilan terakhir dari kawannya itu sebelum hilang bak ditelan bumi di Gunung Slamet.

Teman Ali Syafiq atau Syafiq Ridhan Ali Razan ini sudah mulai bisa diajak bicara usai dua pekan kejadian yang mereka alami di Gunung Slamet.

“Daarrr…”. Teriakan itu menjadi suara terakhir yang didengar Himawan dari Syafiq Ridhan Ali Razan,” tulis akun Instagram @jejakpendaki dikutip Rabu (14/1).

Baca Juga: Ali Syafiq Sudah 2 Minggu Hilang di Gunung Slamet, Sepatunya Sudah Ditemukan di Kawasan Segara Wedi

Kronologi Hilangnya Ali Syafiq

Akun Jejak Pendaki Indonesia ini juga menuliskan kronologi singkat hilangnya Ali Syafiq di Gunung Slamet.

Pada Senin, 29 Desember 2025 sekitar pukul 08.00 WIB, Himawan mengalami kram pada kaki dan meminta Ali untuk naik mencari bantuan.

Ali pun berusaha melanjutkan pendakian, sementara Himawan tertidur karena kondisi fisiknya yang lemah.

Sekitar pukul 10.30 WIB, Himawan terbangun karena Ali tak kunjung kembali. Ia kemudian berusaha menyusul Ali dengan naik kembali ke atas.

Baca Juga: Letter C dan Girik Bakal Tak Berlaku Februari 2026, Pemilik Tanah Wajib Segera Urus SHM

Sesampainya di batas vegetasi, Himawan tetap memaksakan diri untuk terus naik.

Tak lama kemudian, ia mendengar suara Ali memanggil namanya,“Daaarrr…”.

“Itulah panggilan khas Ali untuk Himawan, yang memiliki nama lengkap Himawan Choidar Bahran. Sejak teriakan itu terdengar, Ali tak lagi terlihat hingga kini,” kata akun ini.

“Kabarnya Himawan sudah berada di Basecamp Bambangan, dan rencananya hari ini akan diintrogasi oleh pihak-pihak terkait. Semoga ada titik terang, dan Ali segera ditemukan,” tulis akun ini lagi.

Diketahui, sejak Minggu (28/12/2025) malam, siswa SMAN 5 Magelang, Ali Syafiq (18) hilang di Gunung Slamet, Jawa Tengah.

Kabar terbaru menyebutkan, sepatu milik Ali terlihat di kawasan Segara Wedi, dekat puncak Gunung Slamet, Minggu (11/1).

Disebutkan, saat proses pencarian di sekitar Pos 5 jalur pendakian Gunung Slamet, para relawan bertemu dengan seorang pendaki bernama Rival.

Kepada tim pencari, Rival menyampaikan Ali diduga berada di sekitar kawasan Segara Wedi.

Menurut keterangan Rival, sepatu milik Ali masih terlihat di lokasi tersebut, namun dalam kondisi tertimbun pasir.

Temuan ini menjadi petunjuk penting bagi tim relawan yang sejak awal terus menyisir jalur pendakian hingga mendekati puncak.***