POJOKSATU.ID- Edward Tannur SH, Anggota DPR RI dari Fraksi Kebangkitan Bangsa (FKB) akhirnya mengakui jika putranya Gregorius Ronald Tannur (GRT), 31, adalah pelaku penganiayaan hingga menyebabkan wanita asal Sukabumi bernama Dini Sera Afrianti harus kehilangan nyawanya

Kasus penganiayaan Dini Sera Afrianti yang terjadi di tempat hiburan karaoke dan bar Blackhole KTV Club ini, Jalan Mayjen Jonosewojo Surabaya ini telah menjadi perhatian masyarakat dan kini sedang ditangani oleh Satreskrim Polrestabes Surabaya.

"Kami telah mengkonfirmasi kepada anggota Fraksi PKB DPR RI atas nama Edward Tannur, dan beliau membenarkan jika R (Ronald Tannur, Red) adalah putranya," kata Ketua Fraksi PKB di DPR RI, Cucun Syamsurijal, seperti dikutip dari merdeka.com, Jumat (6/10).

Baca Juga: Prediksi Skor Liga Italia Empoli vs Udinese 6 Oktober: Duel Tim Pesakitan

Cucun mengatakan bahwa pihaknya telah mengkonfirmasi kepada Edward Tannur terkait kasus dugaan penganiayaan Dini Sera Afrianti yang dilakukan oleh putranya itu.

Hasilnya, Edward yang duduk di Komisi IV itu membenarkan jika putranya telah menganiaya pacarnya, Dini Sera Afrianti, di Surabaya hingga meninggal dunia.

Atas kasus penganiayaan ini, Cucun menegaskan bahwa PKB mengutuk keras tindakan kekerasan yang berujung kepada meninggalnya korban. Menurut dia, tindakan kekerasan sama sekali tidak dibenarkan, terlebih hal itu dilakukan kepada perempuan.

Baca Juga: Resmi Tangani PSMS Medan, Miftahudin Mukson : Saya Datang ke Sini Bukan Kemauan Saya, Semua Karena Perintah

"PKB selalu berada di garda depan terhadap perlawan tindak kekerasan kepada perempuan baik di ranah publik maupun domestik," tegas dia.

Pihaknya pun berjanji akan mengawal kasus kekerasan yang berujung pada tewasnya Dini Sera Afrianti sehingga korban maupun keluarganya mendapatkan keadilan baik secara hukum formil maupun materiil.

Tak hanya itu, dia meminta agar Edward Tannur yang merupakan politisi asal Kota Kefamenanu, kabupaten Timor Tengah Utara, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) ini mengawal langsung kasus ini meskipun melibatkan anak sendiri.

Baca Juga: Caption Novel Baswedan Saat Komentari Foto Firli Bahuri Bareng Syahrul Yasin Limpo Nyelekit Banget

"Kami akan meminta kepada saudara Edward Tannur untuk mengawal kasus ini meskipun ini melibatkan putra sendiri. Dari komunikasi kami, Edward Tannur menyatakan siap mengawal kasus ini sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku," imbuh Cucun.

Terpisah, Ketua DPP PKB Daniel Johan juga mengungkapkan bahwa PKB sedang membahas tindakan yang akan diambil terhadap Edward Tannur dalam kasus ini. Partai juga meminta agar Edward bertanggung jawab dan menunjukkan empati kepada keluarga korban.

"Kami berdiri di pihak korban dan akan mendukung upaya-upaya untuk memastikan pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal atas perbuatannya," tegas Daniel Johan di Jakarta.

Baca Juga: Victoria Akui Kabar Perselingkuhan David Beckham dengan Rebecca Loos Momen Terpahit dalam Pernikahannya

Seperti diberitakan, Dini Sera Afriyanti tewas usai dianiaya kekasih yang baru memacarinya selama lima bulan terakhir yakni Gregorius Ronald Tannur (GTR), 31.

Korban meregang nyawa setelah menjadi korban penganiayaan brutal oleh pelaku termasuk dipukul, ditendang, bahkan dilindas dengan mobil. GTR yang merupakan putra politisi sekaligus pengusaha asal NTT, Edward Tannur, 61, ini telah ditetapkan sebagai tersangka oleh polisi.***