POJOKSATU.id — Pemerintah Kota Jakarta Barat dijadwalkan menggelar festival wisata kuliner malam di kawasan Pecinan Glodok, Kecamatan Taman Sari, pada Sabtu, 20 Juni 2026.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Kota Jakarta.

Ajang ini akan diramaikan oleh puluhan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang menyuguhkan berbagai hidangan khas Betawi serta sajian khas Pecinan yang telah menjadi ciri khas kawasan Glodok selama bertahun-tahun.

Baca Juga: Kasus Dosen R Dipecat karena Laporkan Jurnal Predator Berlanjut, Yayasan Buka Suara, Integritas Publikasi Ilmiah Dipertanyakan

Camat Taman Sari, Simson Hutagalung, menyampaikan bahwa sebanyak 60 UMKM akan ambil bagian dalam acara tersebut.

Sebagian besar peserta merupakan pedagang yang berasal dari sekitar kawasan penyelenggaraan.

Ia menegaskan bahwa pihaknya mengutamakan keterlibatan pedagang lokal agar manfaat ekonomi dari acara tersebut dapat dirasakan langsung oleh masyarakat sekitar.

"Kami akan menampilkan sebanyak 60 pelaku UMKM kuliner khas Betawi dan Pecinan Glodok.

Baca Juga: Beasiswa S1/D4 Guru Kemendikdasmen 2026 Diperpanjang, Pendaftaran Sampai 19 Juni, Simak Jalur dan Cara Daftarnya

Oleh karena itu, kami memprioritaskan para pedagang dari wilayah sekitar lokasi kegiatan," kata Simson.

Tidak hanya melibatkan pedagang setempat, festival tersebut juga menggandeng pelaku usaha binaan Jakpreneur yang berada di bawah pembinaan Suku Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) Jakarta Barat.

Kesempatan untuk berpartisipasi juga diberikan kepada pelaku UMKM binaan kelurahan yang berada di wilayah Kecamatan Taman Sari.

Baca Juga: Lolos Seleksi Koperasi Merah Putih 2026? Calon Manajer Wajib Ikut Pelatihan Dasar Kemiliteran, Ini Ketentuannya

Panitia akan mengategorikan tenant makanan menjadi dua jenis, yakni makanan halal dan nonhalal.

Langkah tersebut dilakukan untuk memudahkan pengunjung dalam menentukan pilihan kuliner sesuai kebutuhan masing-masing.

Festival kuliner malam di Glodok akan berlangsung mulai pukul 14.00 WIB hingga 23.00 WIB.

Seluruh stan makanan akan ditempatkan di bawah tenda yang berjajar di sisi utara Jalan Pancoran, sementara sisi selatan jalan tetap dibuka untuk arus kendaraan.

Baca Juga: Bupati Garut Tekankan Akurasi Sensus Ekonomi 2026, Sekaligus Lepas 89 Atlet Popwilda Jabar

Guna meningkatkan kenyamanan para pengunjung, panitia turut menyediakan area bersantap yang dilengkapi meja dan kursi di sepanjang trotoar sekitar lokasi acara.

Pemerintah Kota Jakarta Barat juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan sistem pembayaran non-tunai selama festival berlangsung.

Bekerja sama dengan Bank Jakarta, seluruh transaksi akan dilakukan melalui layanan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).

Penerapan sistem tersebut diharapkan dapat membuat proses pembayaran menjadi lebih praktis sekaligus memperkuat upaya digitalisasi UMKM.

Selain menyajikan beragam pilihan kuliner, festival ini juga akan disemarakkan dengan berbagai pertunjukan yang digelar sepanjang acara.

Baca Juga: Hasil Rukyatul Hilal: PBNU Tetapkan 1 Muharram 1448 Hijriah Jatuh pada Rabu 17 Juni 2026

Menurut Simson, panitia saat ini sedang menyiapkan sejumlah penampil yang akan menghibur para pengunjung, termasuk menghadirkan artis.

"Selama kegiatan berlangsung, pengunjung akan dihibur dengan berbagai pertunjukan. Rencananya juga akan ada penampilan artis," ujarnya.

Di sisi lain, untuk menjaga kelancaran pelaksanaan acara, Dinas Perhubungan DKI Jakarta bersama sejumlah instansi terkait akan menerapkan pengaturan serta rekayasa lalu lintas di beberapa ruas jalan di sekitar kawasan Pecinan Glodok.

Masyarakat yang akan melintas di sekitar lokasi pada hari pelaksanaan diminta menyesuaikan jadwal perjalanan dan memperhatikan informasi mengenai rekayasa lalu lintas yang nantinya akan diumumkan oleh pihak berwenang.***