POJOKSATU.ID – Belum lama ini publik tengah dihebohkan dengan film animasi Merah Putih One for All.

Bagaimana tidak, hal ini terjadi lantaran film animasi tersebut dinilai buruk dari segi audio, grafik, dan visualnya.

Padahal, anggaran yang dibebankan dalam pembuatan film tersebut disinyalir mencapai Rp6,7 miliar.

Baca Juga: Yuk Kenali Kesehatan Mental Anak: Jenis Gangguannya dan 10 Cara Mudah Menjaganya

Ditambah, sejumlah aset animasi Merah Putih One for All diduga dibeli di martketplace dengan harga ratusan ribu.

Sebagaimana dikutip Pojoksatu.id dari portal media solobalapan.jawapos.com pada Senin (11/8/2025).

Dalam artikelnya, aset berupa karakter dalam animasi tersebut dinilai bukan dari hasil buatan Perfiki Kreasindo, selaku rumah produksi.

Baca Juga: Kredit Korporasi BRI Melonjak 15,64 Persen, Dorong Ekspansi Sektor Produktif

Melainkan, beberapa karakter yang tertera di dalam film animasi itu merupakan hasil pembelian di store Daz3D.

“Karakter dalam film dengan model 3D yang dijual di platform seperti Daz3D,” jelas dalam laporan.

“Tampak sebanyak empat model 3D, yaitu Jayden karya Junaid Miran, Tommy karya Chihuahua Studios, serta Ned dan Francis dari Reallusion,” lanjutnya.

Baca Juga: Profil Perfiki Kreasindo, Production House Pembuat Film Animasi Merah Putih One For All

“Keempatnya dijual seharga sekitar 43,50 dolar AS atau setara Rp700 ribu,” imbuh laporan artikel.

Namun, belum ada tanggapan langsung dari Perfiki Kreasindo selaku pihak yang bertanggung jawab dalam pembuatan film tersebut.

Kendati demikian, publik justru tampak ricuh dengan membanjiri kolom komentar di postingan produser film animasi Merah Putih One for All.

Baca Juga: Seru Banget! Anak PAUD Nagan Raya Rayakan HAN 2025 Bareng Bunda PAUD, dari Senam sampai Main Air Damkar

Perlu diketahui, film animasi Merah Putih One for All sendiri baru saja digarap pada (6/2025) kemarin.

Yang mana, karya Perfiki Kreasindo itu diproduksi dalam menyambut Hari Kemerdekaan RI ke-80.

Tidak heran, banyak publik menilai bahwa karya Toto Soegriwo selaku produser dinilai terlalu terburu-buru. ***

Untuk mendapatkan artikel menarik dengan lebih cepat dan mudah bisa download aplikasi Pojoksatu.id untuk Android dan iOS dengan link di bawah ini:

Versi Android/ Versi iOS

Untuk mendapatkan artikel melalui saluran Whatsapp Pojoksatu.id atau Fanpage Edugov Pojoksatu.id bisa klik link di bawah ini:

Channel Whatsapp/ Fanpage Edugov