POJOKSATU.id - Pernyataan Bobby Nasution mengenai polemik dokumen pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menjadi sorotan.
Gubernur Sumatera Utara itu mempertanyakan fokus perdebatan yang kini berkaitan dengan dokumen pendidikan Gibran saat memenuhi persyaratan pencalonan pada Pilpres 2024.
Bobby menyebut dirinya mengetahui bahwa Gibran merupakan lulusan sarjana.
Karena itu, ia menyarankan agar persoalan yang diperdebatkan turut diarahkan pada jenjang pendidikan tersebut.
"Mas Gibran setahu saya sarjana ya," kata Bobby Nasution, dilansir detiksumut, Jumat, 9 Oktober 2026.
Menurut Bobby, persoalan pendidikan Gibran perlu dilihat dari sudut yang berbeda.
Ia membandingkannya dengan polemik yang pernah dialami Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), ketika latar belakang pendidikan sarjananya menjadi bahan perdebatan.
"Kalau Pak Jokowi yang dipermasalahkan sarjananya, ini Mas Gibran yang dipermasalahkan sarjana saja saran saya, yang dipermasalahkan sarjananya," tuturnya.
Pernyataan tersebut muncul setelah Mahkamah Konstitusi (MK) menangani gugatan terkait persyaratan pendidikan Gibran saat mendaftar sebagai calon wakil presiden pada Pemilihan Presiden 2024.
Dalam pertimbangannya, MK menyatakan tidak menemukan ijazah atau dokumen lain yang setara dengan ijazah SMA atau sederajat milik Gibran dari pendidikan di luar negeri.
Meski demikian, temuan tersebut tidak menjadi dasar untuk mendiskualifikasi Gibran dari jabatannya sebagai wakil presiden.***






