POJOKSATU.id, JAKARTA—Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya, meminta bantuan daerah lain untuk membantu Kota Bekasi membersihkan sampah sisa banjir besar, Selasa (4/3) lalu.
Menurut Bima Arya, banjir tahun 2025 ini lebih parah dibanding banjir 5 tahun yang lalu atau banjir 2020.
Bima meminta daerah lain ikut membantu dengan mengirimkan bantuan alat berat ke Kota Bekasi, Jawa Barat.
Dia mengaku secara khusus sudah meminta bantuan kepada Gubernur Jakarta, Pramono Anung membantu penanganan banjir Bekasi.
"Saya sudah telepon langsung Mas Pramono Anung, Gubernur Jakarta yang akan mengirim truk sampah bantuan, termasuk tenaga bersih itu akan kita bantu juga," kata Bima Arya saat meninjau banjir di Perumahan Pondok Gede Permai, Jatiasih, Bekasi, Rabu (5/3/2025).
Baca Juga: Walikota Bekasi Akui Nginap di Hotel Saat Warga Kebanjiran, Kena Sindir Keras Hasil Retret Magelang
Bima mengatakan, banjir kali ini lebih parah dibanding banjir 5 tahun yang lalu. Politisi PAN ini akan mengoordinasikan agar logistik, baik bahan makanan, obat-obatan di lokasi pengungsian cukup.
"Kami bantu Pemkot Bekasi untuk melakukan pembersihan. Jadi kami keliling, melihat masih banyak rongsokan sampah menumpuk, ada tempat tidur, lemari, dan lain-lain. Warga itu enggak mampu (membersihkan sendiri) Pemkot Bekasi juga kapasitasnya harus dibantu," jelasnya.
Maka dari itu, Bima minta Pemda lain ikut membantu dengan mengirimkan bantuan alat berat.
Baca Juga: Ratusan Kilogram Bahan Peledak Aktif Diamankan dari Tempat Produksi Mercon di Bangkalan
"Alat berat akan kami kirim ke sini dari pemerintah sekitar. Yang langsung bersedia membantu itu Pemprov Jakarta," terang Bima.
Dikatakan Bima, banjir yang terjadi tahun 2025 ini tidak sampai menelan korban jiwa.
"Pak Wali bilang alhamdulillah tidak ada (korban jiwa)," kata Bima.
Meski demikian, Wamendari menyoroti sejumlah fasilitas kesehatan yang ikut terdampak banjir. Salah satunya Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bekasi.
"Ada catatan di rumah sakit yang harus dievakuasi. Rumah sakit umum daerah itu memang terkena juga," jelasnya.
Namun secara keseluruhan, Wamendagri mengapresiasi langkah sigap Pemkot Bekasi yang bergerak mengevakuasi warga hingga mendirikan pos pengungsian.
"Pak Wali kami apresiasi karena telah melakukan langkah cepat untuk melakukan evakuasi dan memastikan yang darurat, yang operasi, dan lain itu ditangani segera," tegas Bima Arya.***




