POJOKSATU.id, JAKARTA - Bayangkan, Saksi N sampai Trauma tak Bisa Lanjutkan Rekonstruksi, Betapa Brutal Mario Dandy Hajar David
Dalam rekonstruksi penganiayaan David Ozora, saksi N tak bisa melanjutkan karena emosional dan trauma.
N hanya bisa melakukan adegan rekonstruksi 1 dari 3 adegan penganiayaan oleh Mario Dandy.
Saksi N adalah orang tua teman David, pemilik rumah tepat di depan TKP penganiayaan David Ozora oleh Mario Dandy.
Hal itu pula yang disoroti kuasa hukum N, Muannas Alaidid.
Founder Indonesian Cyber itu menyebut, Mario Dandy banyak berbohong dalam rekonstruksi pada Jumat (10/3/2023) lalu itu.
BACA: Pakar Pidana Setya Indra Arifin Analisa Fakta-fakta Baru yang Terungkap dari Rekontruksi David
"Si Mario kebanyakan bohong," cuit Muannas Alaidid melalui akun Twitter pribadinya, dikutip pojoksatu,id, MInggu (12/3/2023).
Aksi bohong anak Rafael Alun dan Ernie Meike Torondok itu bukan hanya terjadi pada saat rekonstruksi.
Melainkan juga saat masih menjalani pemeriksana oleh penyidik.
"Tidak hanya saat awal dimintai keterangan polisi, tapi saat rekonstruksi, segala cara untuk bela diri," tuturnya.
Karena itu, ia mengingatkan bahwa Mario bisa saja mendapat tambahan pidana sampai 10 tahun penjara.
"Hati-hati ada Pasal 14 dan 15 UU No 1 Tahun 46 ancaman 10 tahun penjara lagi," ingat Muannas.
BACA: Keluarga Rafael Alun Pernah Berurusan di Polres Klaten Tahun 2017 Lalu, Ini Kasusnya
Hal lain yang bisa makin memberatkan Mario Dandy adalah kasus ini telah menimbulkan kegaduhan masyarakat.
"Apalagi kasus ini sudah menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat, untungnya ada saksi kunci N di kasus ini," bebernya.
Saksi N sampai trauma
Seperti diketahui, saksi N yang tidak lain ibu R, teman David, tidak bisa melanjutkan rekonstruksi penganiayaan David.
Dalam rekonstruksi, N sampai emosional, kalimatnya bergetar sampai menangis.
Muannas Alaidid menceritakan, N merupakan saksi kunci dan melihat langsung saat David dihajar dengan brutal oleh Mario Dandy.
BACA: Mario Dandy Seakan Tak Menyesal Aniaya David, tapi Shane Lukas Sampaikan Doakan Terbaik
N pula lah yang menghentikan penganiayaan berat itu setelah berteriak.
Teriakan N itu juga yang terdengar dalam video detik-detik Mario Dandy hajar David Ozora yang beredar luas di media sosial.
"Klienku saksi kunci N yang menghentikan aksi brutal pelaku penganiayaan dengan berteriak sekuat tenaga 'woy stop' dari balkon lantai dua rumahnya," jelas Muannas.
Muannas juga mengungkap betapa brutalnya penganiayaan yang dilakukan Mario Dandy yang ditemani Agnes Gracia dan Shane Lukas.
"(N) hanya sanggup jalani 1 dari 3 adegan yang mestinya diperankan, terpaksa tidak dilanjutkan, karena traumatik hebat yang masih dialami," bebernya.
Bahkan saking brutalnya, N sampai mengalami trauma berat dan menangis saat menceritakan peristiwa yang dialami David.
BACA: Mario Ngaku Aniaya David karena Pelecehan Seksual Terhadap AG, Tapi Maaf Polisi Belum Percaya
"(N) Selalu menangis bila bercerita ulang," sambungnya.
Menurut Muannas, kondisi yang dialami kliennya itu sudah cukup membuktikan betapa brutalnya Mario Dandy hajar David Ozora.
"(Kondisi itu) Sudah cukup membuktikan betapa mengerikan situasi saat itu melihat kondisi david meski N saat rekonstruksi sudah didampingi teman-teman LPSK," ujarnya.
Itulah informasi bayangkan, saksi N sampai trauma tak bisa lanjutkan rekonstruksi, betapa brutal Mario Dandy hajar David. (AdeGP/pojoksatu)




