POJOKSATU.id - Penangkapan Pegi atau Perong yang disebut otak pembunuhan Vina Cirebon ternyata masih diragukan publik.
Masyarakat masih sangat ragu bahwa Pegi atau perong yang ditangkap di Kota Bandung pada Selasa 21 Mei 2024 malam itu adalah benar Pegi yang dimaksud.
Salah satu dasar yang cukup menonjol adalah bahwa Polda Jabar sebelumnya menyebut bahwa Pegi alias Perong memiliki rambut kerinting.
Dalam pengumuman tersebut, polisi juga menyebut bahwa Pegi Setiawan memiliki kulit hitam.
Namun dalam foto yang beredar, yang disebut sebagai sosok Pegi Setiawan, memiliki rambut lurus, bukan keriting.
Selain itu, sosok dalam foto tersebut memiliki kulit sawo matang, bukan hitam.
Hal itulah yang kemudian memantik kuasa hukum keluarga Vina, Hotman Paris, angkat bicara dan melontarkan tantangan kepada Polda Jabar.
Mulanya, pengacara kondang itu mengunggah foto rilis DPO atas nama Pegi Setiawan yang sudah ditangkap di Kota Bandung.
Akan tetapi ternyata unggahan itu dibanjiri ribuan komentar yang menyatakan tidak yakin bahwa sosok yang ditangkap itu adalah benar-benar Pegi Setiawan alias Perong.
"Ada ribuan (komentar) di Instagramnya Hotman Paris yang menanyakan apakah itu Pegi atau Perong atau apa," ungkap Hotman Paris dalam unggahannya sejam lalu, pada Kamis 23 Mei 2024.
"Banyak yang mempertanyakan seolah bukan itu pelakunya, tapi seolah dibuat-buat," sambungnya sebagaimana dikutip Pojoksatu.id.
Kendati demikian, Hotman menyatakan, dirinya percaya bahwa yang ditangkap itu adalah Pegi alias Perong.
Karena dirinya juga sangat percaya dengan kinerja Polda Jawa Barat dalam pengusutan kasus penyiksaan, pemerkosaan dan pembunuhan Vina dan Eki, kekasihnya itu.
Lantaran banyaknya masyarakat yang tidak percaya, ia meminta polisi menghadirkan sosok DPO kasus Vina Cirebon itu ke hadapan publik.
"Ada baiknya apabila Kapolda Jawa Barat memerintahkan agar dilakukan konferensi pers secara terbuka dengan menampilkan secara fisik orang yang tertangkap tersebut agar masyarakat bisa menilai apakah itu asli Pegi atau bukan," tantang Hotman Paris.
Sebelumnya, Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Jules Abraham Abast mengungkap, Pegi alias Perong ditangkap di Jalan Kopo, Kota Bandung, sekitar pukul 18.23 wib.
"Tersangka PS diduga sebagai otak kasus pembunuhan disertai pemerkosaan yang terjadi 8 tahun silam," kata Jules kepada wartawan, Kamis 23 Mei 2024.
Saat ditangkap, Pegi tengah dalam perjalanan pulang usai bekerja sebagai kuli bangunan di kawasan Kopi.
Selama ini Pegi juga disebut selalu berpindah-pindah tempat untuk menghilangkan jejak dan agar tidak terendus polisi.
Selain Bandung, Jules menyebut Pegi juga sempat bersembunyi di Cirebon.
Selama pelarian dan persembunyiannya itu, agar tidak terlacak, Pegi mengubah namanya menjadi Robi.
"Dia berganti nama. Panggilan di tempat kerja (kuli bangunan) mengaku bernama Robi," beber Jules.
Hal ini sejalan dengan pengakuan sejumlah tetangga sekitar rumah Pegi di Desa Kepongpongan, Blok Simaja RT/RW 02, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon.
Akan tetapi, warga setempat mengenal Pegi dengan panggilan Egi.
Hanya saja warga tidak mengetahui bahwa Egi yang dimaksud adalah seorang DPO kasus Vina Cirebon.
"Saya tahunya Egi kuli bangunan, gak pernah tahu kalau Egi anggota geng motor," ucap Masniah.
Masniah juga menyebut bahwa Egi cukup sering pulang ke rumah milik neneknya iti.
"Kalau lebaran Egi balik ke rumah, setiap tahunnya, udah 3 kali pulang," bebernya.
Pengakuan Masniah ini senada dengan salah seorang tetangga yang cukup dekat dengan rumah Egi.
Dia juga mengetahui bahwa Egi sehari-hari selama ini bekerja sebagai kuli bangunan.
Akan tetapi dia tidak mengetahui persis dimana tepanya Egi bekerja.
Yang ia ketauhui bahwa Egi memang tidak selalu pergi-pulang dan tidak setiap hari ada di rumah tersebut.
Terakhir kali ia mengaku melihat Egi di rumah itu sekitar seminggu yang lalu.
Baca Juga: Tak Disangka Warga Baru Tahu Egi Kasus Vina Cirebon Adalah Tetangganya, Saat Didatangi Polisi
"Seingat saya itu dia pagi berangkat ke Bandung, sekitar satu minggu lalu," beber pria yang tak mau namanya disebutkan itu.***




