POJOKSATU.ID – Kasus penembakan bos rental mobil di Tol Tangerang belum lama ini kian menarik perhatian publik.

Bagaimana tidak, anak bos rental mobil bernama Rizky Agam (26) diketahui memberi pengakuan mengejutkan.

Yang mana, dirinya membantah tudingan aparat TNI AL perihal ayahnya Ilyas Abdurahman (48) jadi pelaku pengeroyokan.

Baca Juga: Berikut Instansi yang Telah Umumkan Hasil Akhir Seleksi CPNS 2024! Cek Linknya Pengumuman Disini!

Seperti diketahui, aparat TNI AL baru-baru ini mengaku bahwa pihaknya terpaksa melancarkan serangan terhadap bos rental mobil lantaran anggotanya dikeroyok.

Sebagaimana dikutip Pojoksatu.id dari akun media sosial platform Instagram milik @fakta.indo pada Selasa (7/1/2025).

Dalam unggahannya, pernyataan kalangan TNI AL ini dibantah tegas oleh anak bos rental mobil tersebut.

Baca Juga: Pendaftaran Seleksi PPPK Tahap 2 Diperpanjang Hingga 15 Januari 2025

Sebab, Rizky mengaku bahwa ayah kandungnya ini ditembak bukan karena jadi dalang pengeroyokan.

Melainkan, ayahnya diserang oknum TNI AL lantaran hendak mengambil mobil yang tengah dilarikan pelaku penembakan.

Rizky juga menambahkan bahwa oknum TNI AL ini juga sempat mengancam korban sebelum menarik pelatuk senjata api (senpi).

Baca Juga: Buntut Kasus Penembakan Bos Rental Mobil di Tol Tangerang: TNI AL Sebut Terpaksa Tewaskan Ilyas Abdurahman Gegara Dikeroyok

Namun, upaya korban yang menghindar dari ancaman itu justru mendapat perlakuan tidak menyenangkan oleh pelaku.

Yang mana, korban ditembak hingga mengalami luka saat tengah berupaya menghindar dari todongan senpi tersebut.

“Bapak saya sebenarnya menyelamatkan (diri) untuk menghindari pistol tersebut. Ternyata dari jauh ditembaklah ayah saya dari situ,” jelasnya.

Baca Juga: Malaysia Open 2025, Dejan/Gloria Buka Kemenangan, Putri Hadapi Grego, Ini Jadwal Match dan Link Nonton Wakil Indonesia Mulai Hari Ini

Anak bos rental mobil ini juga menyebutkan bahwa korban penembakan oknum TNI AL ini tidak hanya melibatkan ayahnya.

Melainkan, rekan-rekan korban saat di Tempat Kejadian Perkara (TKP) juga ikut mendapatkan penganiayaan.

“Pak Ramli (korban luka tembak) kebetulan tertembak di bagian perut. Sekarang lagi di RSCM. Minta doanya,” jelas Rizky. ***