POJOKSATU.id, JAKARTA — Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf menyampaikan kabar menggembirakan terkait program bantuan sosial (bansos) nasional.
Untuk pertama kalinya dalam sejarah, total anggaran bansos Indonesia mencapai Rp100 triliun.
“Saya kira ini pertama kali dalam sejarah, pemberian bansos mencapai Rp 100 triliun,” ujar Saifullah Yusuf yang akrab disapa Gus Ipul.
Ia menjelaskan bahwa pada Kuartal IV tahun 2025, Kementerian Sosial mendapatkan tambahan anggaran sebesar Rp30 triliun sebagai bagian dari paket stimulus pemerintah.
Baca Juga: Ayah Timothy Pertanyakan Penyebab Kematian Anaknya, Bunuh Diri Kecelakaan atau Unsur Lain
Tambahan ini membuat total anggaran bansos sepanjang tahun 2025 mencapai Rp100 triliun.
Gus Ipul berharap kebijakan tersebut dapat meningkatkan daya beli masyarakat, khususnya bagi kelompok berpenghasilan rendah yang termasuk dalam desil 1 hingga 4.
“Bantuan sosial ini diharapkan bisa memperkuat daya beli masyarakat. Oleh karena itu, kami ingin agar dana tersebut digunakan sesuai dengan tujuan awalnya,” tegasnya.
Ia pun mengingatkan masyarakat penerima manfaat agar tidak menyalahgunakan bantuan tunai, terutama untuk hal-hal konsumtif seperti membeli pulsa atau bermain judi online (judol).
“Kami mengimbau masyarakat penerima bantuan untuk menggunakan dana ini sebagaimana mestinya, membeli bahan pokok atau kebutuhan dasar, bukan untuk hal-hal lain seperti beli pulsa apalagi main judol,” pesan Gus Ipul.
Ia menambahkan, pemerintah akan terus memastikan agar bantuan sosial benar-benar diterima oleh masyarakat yang membutuhkan dan digunakan dengan sebaik-baiknya.
“Fokus utama dari bantuan ini adalah pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat. Jangan sampai disalahgunakan,” tutupnya.***




