POJOKSATU.ID - Ruang rapat Komisi III DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Kamis 27 November 2025 pagi, mendadak dipenuhi warna mencolok.
Hijau stabilo, khas rompi jajaran Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri.
Pemandangan tidak biasa ini terjadi ketika Komisi III menggelar rapat kerja bersama Kepala Korlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho.
Beserta seluruh direktur lalu lintas (dirlantas) se Indonesia.
Baca Juga: Empat Sidik Jari di Lakban Diplomat Arya Daru, Fakta Baru yang Bikin Kasus Makin Rumit
Rapat ini digelar untuk membahas kesiapan nasional menghadapi libur panjang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Salah satu periode tersibuk bagi aparat kepolisian setiap tahun.
Mengingat tingginya volume kendaraan dan potensi kemacetan ekstrem, kehadiran komando lengkap Korlantas menjadi sorotan.
Rapat dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Rano Alfath dari Fraksi PKB.
Baca Juga: TPG TW 4 ASN Sudah Mulai Mengalir, Tapi Kenapa Banyak yang Hanya Terima 2 Bulan?
Sejak awal, suasana rapat terlihat berbeda dari biasanya.
Kehadiran puluhan perwira lalu lintas berseragam mencolok membuat atmosfer ruang rapat terasa seperti apel pasukan di Markas Korlantas.
Rano mengapresiasi kedatangan rombongan besar tersebut.
“Terima kasih banyak sudah hadir. Ini waktu yang baik untuk kita mengadakan agenda rapat hari ini. Dan alhamdulillah dihadiri seluruh dirlantas se-Indonesia,” ujarnya.
Dalam paparannya, Agus menjelaskan serangkaian langkah strategis Korlantas Polri.
Untuk menghadapi puncak mobilitas masyarakat selama libur panjang Natal dan Tahun Baru.
Beberapa fokus utama yang dibahas antara lain:
1. Penguatan penjagaan di titik-titik rawan macet, terutama jalur tol yang menghubungkan Jakarta Jawa Barat Jawa Tengah Jawa Timur.
Serta jalur wisata seperti Puncak, Lembang, dan kawasan pantai di Jawa.
2. Peningkatan koordinasi lintas wilayah, mengingat seluruh dirlantas hadir secara langsung. Model komando terpadu akan digunakan untuk mempercepat respons lapangan.
3. Sistem rekayasa lalu lintas adaptif, mulai dari contra flow, one way, hingga pembatasan kendaraan tertentu bila diperlukan.
4. Penyiapan personel siaga 24 jam, terutama pada 24–26 Desember serta 30 Desember–1 Januari.
Dengan hadirnya seluruh dirlantas di ruangan, hubungan lapangan dan pusat dinilai akan lebih solid dalam menghadapi dinamika arus kendaraan.
Komisi III DPR RI menilai bahwa kesiapan menghadapi Nataru sangat menentukan kelancaran aktivitas masyarakat.
Wakil Ketua Komisi III, Rano Alfath, menekankan pentingnya evaluasi berkala.
“Kami berharap seluruh langkah antisipasi sudah dipersiapkan dari sekarang, terutama karena volume kendaraan diprediksi meningkat signifikan,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa Komisi III mendukung penuh segala bentuk penguatan infrastruktur pengawasan, termasuk pemanfaatan teknologi pemantauan lalu lintas.
Setelah pemaparan panjang, rapat ditutup dengan komitmen bahwa Korlantas dan seluruh Dirlantas siap bekerja maksimal selama operasi Nataru.
Suasana yang awalnya formal berubah menjadi cair berkat pantun pembuka Kakorlantas, namun substansi rapat tetap fokus pada urgensi kesiapan nasional.
Pertemuan besar ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam memastikan.
Bahwa perjalanan masyarakat selama libur panjang Natal dan Tahun Baru berjalan aman, lancar, dan minim kendala.***




