POJOKSATU.id – Pemerintah terus mendorong percepatan transisi energi, termasuk melalui penggunaan kendaraan listrik.

Salah satu alasan utamanya adalah tingginya konsumsi bahan bakar minyak (BBM) dari kendaraan roda dua di Indonesia.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan jumlah sepeda motor di Indonesia saat ini mencapai angka yang sangat besar.

Baca Juga: KABAR BAIK! Bahlil Pastikan Harga BBM Tak Naik Sampai Lebaran 2026

“Motor kita di Indonesia 120 juta unit,” kata Bahlil saat menjelaskan kondisi konsumsi energi nasional.

Dengan jumlah kendaraan yang sangat besar tersebut, kebutuhan BBM untuk sektor transportasi pun ikut melonjak.

Bahlil menggambarkan bahwa jika setiap sepeda motor rata-rata menggunakan tiga liter BBM per hari, maka total konsumsi nasional akan sangat besar.

Baca Juga: Heboh Stok BBM Disebut Tinggal 23 Hari, Bahlil Akhirnya Buka Suara: Jangan Dipelintir!

“Kalau setiap motor 1 hari 3 liter berarti 360 juta liter per hari,” ujarnya.

Angka tersebut menunjukkan betapa besarnya penggunaan bahan bakar fosil untuk kendaraan di Indonesia.

Kondisi inilah yang mendorong pemerintah mempercepat program elektrifikasi transportasi.

Menurut Bahlil, penggunaan kendaraan listrik dapat menjadi solusi untuk mengurangi konsumsi BBM sekaligus menekan beban subsidi energi negara.

Baca Juga: Harapan dan Doa Mantan Menag Quraish Shihab untuk Presiden Prabowo!

Selain itu, kendaraan listrik juga dinilai lebih ramah lingkungan karena tidak menghasilkan emisi seperti kendaraan berbahan bakar fosil.

Karena itu pemerintah kini mendorong konversi kendaraan berbahan bakar bensin menjadi kendaraan listrik.

Terutama untuk sepeda motor yang jumlahnya sangat besar di Indonesia.***