POJOKSATU.id - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkap adanya fenomena panic buying bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah daerah.
Kondisi tersebut terjadi di beberapa SPBU di tengah kekhawatiran masyarakat terhadap pasokan energi.
Hal itu disampaikan Bahlil saat memberikan keterangan kepada media usai melaporkan perkembangan sektor energi kepada Presiden di Jakarta, Kamis 12/3/2026.
Baca Juga: Pelangi di Mars, Film Sci-Fi Keluarga Indonesia tentang Anak yang Lahir di Planet Mars
Menurutnya, pemerintah mencatat adanya peningkatan pembelian BBM oleh masyarakat di sejumlah wilayah.
“Di beberapa daerah sudah terjadi panic buying untuk BBM di beberapa SPBU,” kata Bahlil.
Meski demikian, pemerintah memastikan kondisi stok BBM nasional masih dalam batas aman dan masyarakat diminta tidak khawatir terhadap pasokan energi.
Baca Juga: Baju Lebaran Remaja Kekinian 2026: Tren Korean Style hingga Modest Minimalis yang Nyaman dan Stylish
Bahlil menjelaskan cadangan BBM nasional saat ini masih mencukupi untuk beberapa waktu ke depan.
“Stok kita itu dalam kondisi yang aman 23 hari,” ujarnya.
Namun ia menegaskan angka tersebut hanya menggambarkan cadangan yang tersimpan di tangki penyimpanan.
Baca Juga: 6 Ide Outfit Lebaran 2026 yang Stylish dan Nyaman, dari Gamis Armani Silk hingga Hanbok
Sementara distribusi dan produksi energi tetap berjalan secara berkelanjutan.
“23 hari yang dimaksudkan itu adalah di dalam tangki kita, tapi kan produksi terus.”
Di tengah dinamika geopolitik global yang memengaruhi pasar energi dunia, pemerintah juga mulai menyiapkan strategi alternatif untuk memastikan pasokan minyak tetap terjaga.
Salah satunya dengan mempertimbangkan sumber impor minyak dari berbagai negara selain kawasan Timur Tengah.
“Kita akan mengkonversi dari BBM kita crude minyak mentah dari Middle East itu ke Amerika dan beberapa negara lain seperti Nigeria, kemudian Brazil, Australia dan beberapa negara lain,” jelasnya.
Baca Juga: Pelangi di Mars, Film Sci-Fi Keluarga Indonesia tentang Anak yang Lahir di Planet Mars
Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya pemerintah menjaga ketahanan energi nasional di tengah ketidakpastian situasi global yang berpotensi memengaruhi distribusi minyak dunia.
Pemerintah juga terus memantau perkembangan pasar energi internasional untuk memastikan kebutuhan energi dalam negeri tetap terpenuhi.***




