POJOKSATU.ID – Belum lama ini, kasus mengenaskan kembali terjadi di kawasan Medan, Suamtera Utara.

Diketahui, salah seorang siswa SD viral di media sosial usai dihukum oknum guru belajar seorang diri di lantai ruangan kelas.

Tidak heran, banyak publik bertanya-tanya terkait lokasi sekolah tempat siswa SD tersebut mendapat perlakuan demikian.

Baca Juga: Bambang Pacul Tak Hadir HUT PDIP di Jakarta Dengarkan Pidato Megawati, Alasannya Gara-gara Ini

Usut punya usut, sekolah siswa ini ternyata berbentuk yayasan dengan nama SD Swasta Abdi Sukma.

Berdasarkan informasi beredar, yayasan tersebut disebut publik cukup terkenal di kawasan Medan.

Sebagaimana dikutip Pojoksatu dari akun media sosial platform Facebook milik Maya Kusuma W pada Sabtu (11/1/2025).

Baca Juga: Inilah Sosok Kamelia, Orang Tua Siswa SD di Medan Tak Terima Anaknya Dihukum Belajar di Lantai Gegara Menunggak SPP

Dalam unggahannya, lokasi siswa SD tersebut dihukum di lantai seorang diri dikonfirmasi terjadi di kawasan Yayasan Abdi Sukma.

“Seorang siswa SD Yayasan Abdi Sukma di Kota Medan dihukum mengikuti pembelajaran dengan duduk di lantai,” jelasnya di-caption.

Tidak heran, banyak publik menyayangkan sistem pendidikan yang ditetapkan oleh oknum guru di yayasan tersebut.

Baca Juga: Rencana KDM Pajak Sektor Kendaraan Bermotor Fokus Untuk Pembangunan Jalan, Siap-siap Kendaraan Luar Kota Harus Berplat Nomor Setempat

Sebab, salah satu tenaga pendidik Yayasan Abdi Sukma telah bertindak amoral terhadap muridnya.

Terlebih, peristiwa ini viral di media sosial usai Kamelia (38) selakua orang tua siswa SD tersebut merekam kejadian.

Yang mana, dalam rekaman tersebut dirinya tidak terima melihat anak kesayangannya duduk seorang diri di lantai.

Baca Juga: Kronologi Siswa SD di Medan Dihukum Guru Belajar di Lantai Gegara Tunggak SPP, Ternyata Dana PIP Masih Belum Cair

“Ini loh Buk, dia mau pigi sekolah dia nangis, dia bilang ‘mamak, aku malu duduk di bawah’ di mana sih perasaan Ibu,” ucap Kamelia.

“Saya tidak menyalahkan Ibu, saya menyalahkan bahwa Ibu telah menganggap anak saya macam binatang,” lanjutnya. ***